Dinkominfo Banyumas Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Sambil Bersepeda
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
PURWOKERTO – Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 terus dilakukan berbagai pihak di Banyumas. Seperti yang dilakukan komunitas pesepeda Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Banyumas yang melakukan sosialisasi dengan bersepeda.
Kepala Dinkominfo Kabupaten Banyumas, Yayah Setiono mengatakan, kasus positif Covid-19 terus mengalami peningkatan, sehingga sosialisasi pencegahan harus terus dilakukan. Terutama dalam membangun kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan masker.

“Kami di Dinkominfo memiliki komunitas pesepeda dan setiap hari Jumat memang wajib menggunakan sepeda saat berangkat ke kantor, sehingga kita lakukan sosialiasi dengan bersepeda keliling Kota Purwokerto,” kata Yayah, Jumat (17/7/2020).
Komunitas pesepeda Dinkominfo Banyumas ini menyasar kepada para tukang parkir, petugas kebersihan di jalanan, tukang becak, serta warga lainnya yang beraktivitas di jalanan.
“Mereka ini bekerja di jalanan, sehingga sangat berisiko terpapar Covid-19, karena itu kita edukasi mereka bagaimana pencegahan Covid-19, sekaligus jika kita menjumpai ada yang tidak menggunakan masker, maka akan kita bagikan masker juga,” terangnya.
Dalam melakukan sosialiasasi, Dinkominfo membagikan brosur yang berisi tata cara pencegahan Covid-19. Mereka juga menjelaskan kepada masyarakat, bagaimana etika batuk supaya tidak membahayakan orang-orang di sekitarnya, kemudian cara melindungi keluarga dari penyebaran Covid-19, hingga imbauan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
“Kegiatan sosialiasi dengan bersepeda ini sudah rutin kita lakukan dan rutenya selalu berubah setiap minggunya, sehingga merata. Harapannya, masyarakat semakin sadar, peduli dan paham akan cara melindungi diri dan keluarganya dari pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu tukang becak yang mangkal di Jalan Gatot Subroto Purwokerto, Suwardi mengatakan, informasi yang diberikan oleh petugas dari Dinkominfo Banyumas sangat bermanfaat. Selama ini, ia memang membawa masker, namun maskernya seringkali tidak digunakan, hanya dikalungkan di leher saja.
“Ternyata menggunakan masker itu banyak manfaatnya, supaya jika ada virus di udara, tidak masuk ke hidung ataupun mulut kita, karena penularannya kebanyakan melalui hidung dan mulut. Dan masker juga harus ganti setiap hari supaya tetap bersih. Tadi saya juga diberi masker untuk ganti,” katanya.
Suwardi mengaku selama ini informasi pencegahan Covid-19 hanya sekilas ia lihat dari televisi, sehingga kurang mengena dan masih kurang pemahamannya tentang bahaya Covid-19. Namun, saat didatangi langsung oleh petugas dan diberi penjelasan, ia baru memahami akan pentingnya menggunakan masker untuk melindungi diri dari penyebaran Covid-19.