Uji Coba, Lokawisata Baturaden Gratiskan Tiket 500 Pengunjung

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Setelah sempat tertunda akibat belum siapnya pembayaran non-tunai, Lokawisata Baturaden mulai dibuka besok, Sabtu (27/6/2020). Selama uji coba pada dua hari pertama, pengelola menggratiskan tiket untuk 500 pengunjung.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani mengatakan, untuk mendapatkan tiket masuk gratis ini, pengunjung harus melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi yang sudah disediakan.

“Nota dinasnya sudah turun, mulai besok Lokawisata Baturaden dibuka, namun jumlah pengunjung masih dibatasi. Jadi pendaftaran dilakukan melalui aplikasi dan jika sudah penuh, maka otomatis tidak akan menerima pendaftar lagi,” terangnya, Jumat (26/6/2020).

Dalam masa uji coba ini, banyak aturan yang harus ditaati pengunjung. Antara lain untuk wisatawan usia di atas 70 tahun dan balita tidak diperbolehkan masuk. Kemudian saat masuk, pengunjung harus cuci tangan menggunakan sabun dan dilakukan pengukuran suhu tubuh oleh petugas. Jika suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius, maka tidak diperbolehkan masuk.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Asis Kusumandani di Pendopo Sipanji Purwokerto, Jumat (26/6/2020). -Foto: Hermiana E. Effendi

“Banyak aturan yang harus dipatuhi pengunjung, seperti wajib menggunakan masker, mencuci tangan terlebih dahulu, pengukuran suhu tubuh dan lain-lain, sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” kata Asis.

Dalam uji coba selama dua hari tersebut, jam operasional lokawisata juga masih dibatasi, yaitu hanya mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB. Pada situasi normal Lokawisata Baturaden dibuka hingga sore hari.

Terkait para pedagang di lingkungan Lokawisata Baturaden, Asis menjelaskan, mereka sudah diperbolehkan untuk berjualan, dengan catatan transaksi jual-beli dilakukan secara non tunai.

“Jadi besok uji coba selama dua hari, sekaligus simulasi pembukaan lokawisata. Sedang untuk mulai dibukanya kapan, kita masih menunggu keputusan dari tim gugus tugas Kabupaten Banyumas,” katanya.

Sementara itu, bagi pengelola objek wisata swasta diminta mengajukan izin operasional kepada wakil bupati Banyumas. Setelah itu, tim gabungan dan Gugus Tugas Pariwisata akan melakukan verifikasi sebelum mendapatkan rekomendasi buka.

Terpisah, Kepala Bidang Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Wakhyono mengatakan, pemesanan tiket gratis bisa dilakukan pengunjung melalui aplikasi Mas Basid. Dalam aplikasi tersebut pengunjung bisa melakukan login booking dengan memasukan Nomor Induk Kependudukan, kemudian mengisi nama lengkap dan daerah asal.

“Pemesanan tiket gratis melalui aplikasi online dan pengunjung harus mengisi biodata lengkap,” tuturnya.

Sampai dengan hari ini, sudah ada beberapa yang mengajukan pendaftaran untuk kunjungan Sabtu (26/6/2020).

Lihat juga...