Simulasi ‘New Normal’ Polresta Banyumas Buka Layanan SIM Online
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
PURWOKERTO – Hari pertama dibuka pelayanan pembuatan serta perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM), Satlantas Polresta Banyumas dipenuhi pemohon. Ada ratusan orang yang datang, namun dengan adanya pendaftaran online, semua bisa terlayani dengan cepat dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Kasat Lantas Polresta Banyumas, Kompol Davis Busin Siswara mengatakan, hari ini mulai dibuka pelayanan SIM, sebagai simulasi new normal. Dan pemohon bisa melakukan pendaftaran secara online terlebih dahulu, kemudian petugas akan menjadwalkan waktu kedatangannya, sehingga tidak terjadi penumpukan massa.
“Kita tetap mengedepankan protokol kesehatan, misalnya pemohon wajib untuk cuci tangan di tempat yang sudah disediakan, kemudian ada pengukuran suhu tubuh dan jam kedatangannya juga diatur,” terangnya, Jumat (5/6/2020).
Pihak Satlantas Polresta Banyumas juga menerapkan aturan protokol kesehatan yang ketat. Pertama datang, pemohon SIM diharuskan cuci tangan menggunakan sabun, kemudian dilakukan pengecekan suhu tubuh oleh petugas di pintu masuk. Setelah itu baru masuk untuk mengisi absen dan mengambil nomor antrean.
Selama menunggu, tempat duduk di ruangan juga dibuat berjarak. Dan apabila ruangan sudah penuh, maka antrean selanjutnya harus berada di luar ruangan.
Tak hanya pemohon, petugas yang berhadapan langsung dengan para pemohon SIM, juga menerapkan protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, face shield serta sarung tangan.
Salah satu pemohon SIM, Bayu dari Purwokerto mengatakan, pendaftaran SIM melalui online sangat membantu dan mempersingkat kepengurusan. Sehingga ia datang pada waktu yang dijadwalkan dan tidak perlu mengantre.
“Sangat membantu sekali pendaftaran melalui online, saya sangat berterima kasih kepada Satlantas Polresta Banyumas yang sudah mempermudah dan mempercepat layanan SIM melalui online. Jadi buat yang ingin membuat SIM atau memperpanjang, sebaiknya melakukan pendaftaran melalui online terlebih dahulu,” tuturnya.
Untuk pelayanan perpanjangan SIM, petugas memprioritaskan yang habis masa berlakunya habis bulan Juni ini terlebih dahulu.
Prosedur permohonan SIM diawali dengan pengecekan kesehatan, kemudian mengisi formulir dan identifikasi sidik jari serta tanda tangan. Setelah itu pemohon harus mengikuti ujian teori dan jika lulus, dilanjutkan dengan ujian praktik.