‘New Normal’, Usaha Rumah Makan di Padang Berangsur Membaik
Editor: Makmun Hidayat
PADANG — Usaha rumah makan di Kota Padang, Sumatera Barat, mulai berangsur membaik setelah pemerintah memberlakukan tatanan kehidupan baru. Ada salah satu rumah makan Padang yakni Ampera Goreng Puyu yang turut merasakan era new normal.
Asmi, pengusaha Ampera Goreng Puyu, mengatakan, usaha rumah makannya itu terbilang cukup menyedihkan sewaktu situasi terparah akibat wabah Covid-19 melanda Kota Padang. Ia mengaku tetap membuka usaha rumah makannya, tapi tidak banyak orang atau pelanggan yang datang membeli nasi.
“Dulu sebelum ada wabah, penjualan di rumah makan saya ini terbilang bagus. Tapi pas Covid-19 itu, keadaan kita benar-benar terpuruk. Alhamdulillah, beberapa hari ini kembali membaik,” katanya, Selasa (30/6/2020).
Ia menyebutkan Ampera Goreng Puyu merupakan salah satu rumah makan yang menyajikan masakan rumahan, ikan-ikan yang digunakan pun merupakan ikan sungai seperti ikan puyu, ikan nila, dan jenis ikan air tawar lainnya. Hal itulah yang membuat Ampera Goreng Puyu begitu banyak diminati.
“Sekarang alhamdulillah penjualannya sudah kembali membaik. Setidaknya dalam sehari itu ada 20-30 orang yang makan di sini,” ujar dia.
Asmi menjual sajian masakannya itu terbilang cukup terjangkau, seperti untuk pelanggan yang membungkus nasi, harga nasi bungkusnya Rp15.000 dengan sambal bebas mau pesan apa pun. Sementara untuk pelanggan yang menikmati makanan di Ampera Goreng Puyu makan langsung atau disajikan di rumah makan ini, per orang itu biasanya dikenakan tarif Rp25.000.
“Bicara harga mungkin memang beda dengan rumah makan lainnya. Karena yang mahalnya itu adalah ikan puyu-nya. Banyak pelanggan yang menyebutkan suka dengan masakan rumahannya itu,” sebutnya.
Sementara itu, salah seorang pelanggan setia Ampera Goreng Puyu, Yose, mengatakan, masakan yang ada di rumah makan itu sangat cocok di lidah, dan benar-benar terasa makan dengan masakan rumahan.
“Ada terkadang, kembali suasana dulu waktu di kampung, karena tempat makannya pun dekat dengan kebun,” katanya.
Yose mengaku bahwa menikmati makan siang bersama sahabat di Ampera Goreng Puyu itu, memiliki kebahagiaan tersendiri. Sehingga kehadiran di rumah makan tersebut, selain untuk kepuasan makan, juga turut membantu pelaku UMKM.
“Selama ini UMKM benar-benar melalui masa-masa menyedihkan. Kita sebagai penikmat dari rumah makan ini, merasa turut membantu sembari benar-benar ingin mengisi perut di sini,” ujarnya.
Usaha rumah makan Ampera Goreng Puyu ini berada dekat dari RSUD Rasidin Padang, atau tepatnya di Kasik Lolo, Gunung Sarik, Kuranji. Tepatnya memang tidak terlalu dekat dengan kawasan pusat kota, tapi usaha rumah makan Ampera Goreng Puyu itu, benar-benar memiliki pelanggan yang mencengangkan.
Tidak hanya jajaran pejabat dari lingkungan Pemerintah Kota Padang dan Pemprov Sumatera Barat saja, tapi beberapa kali di kesempatan ada juga pihak kementerian datang ke rumah makan Ampera Goreng Puyu tersebut.