Harga Bawang Merah di Pariaman Rp60.000/Kg
PARIAMAN – Harga bawang merah di Kota Pariaman, Sumatra Barat, makin tak terjangkau masyarakat dengan kenaikan mencapai Rp12 ribu per kilogram, dari semula Rp48 ribu pada akhir April menjadi Rp60 ribu pada minggu ke dua Mei 2020.
“Naiknya harga bawang ini terjadi karena pasokan dari Jawa berkurang,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit, di Pariaman, Selasa (12/5/2020).
Ia mengatakan, biasanya pasokan bawang merah di daerah itu didatangkan dari Pulau Jawa, sedangkan produksi bawang di daerah tidak mencukupi kebutuhan.
Selain bawang, lanjutnya, cabai rawit juga mengalami kenaikan dari Rp25 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram. “Tapi, kebutuhan akan cabai rawit tidak sebesar cabai merah,” katanya.
Beda halnya dengan bawang dan cabai rawit, kata dia, cabai merah masih bertahan pada harga Rp22 ribu per kilogram, disebabkan pasokan yang melimpah.
Padahal, lanjutnya, pada tahun sebelumnya harga cabai merah di daerah itu mencapai Rp30 ribu per kilogram.
Harga daging sapi dan ayam masih bertahan Rp130 ribu per kilogram untuk daging sapi, sedangkan daging ayam Rp15 ribu per kilogram. Kemudian harga beras masih Rp11 ribu per kilogram.
Namun, harga gula turun Rp2 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp20 ribu, menjadi Rp18 ribu per kilogram. Penurunan harga tersebut karena datangnya pasokan gula dari Lampung.
Ia mengatakan, pihaknya masih memantau harga sembako untuk menentukan digelarnya operasi pasar di daerah itu. “Namun jika harga kebutuhan pokok masih tinggi, akan diselenggarakan operasi pasar,” ujarnya. (Ant)