Dapat Bantuan 450 APD, Puskesmas Tarusan Kembali Beroperasi
Editor: Mahadeva
PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, mendistribusikan 450 Alat Pelindung Diri (APD) untuk Puskesmas Tarusan.
Fasilitas kesehatan tersebut kini kembali membuka layanan, setelah ditutup beberapa hari, akibat sejumlah petugas medis dan karyawannya dinyatakan positif Covid-19. Kepala Puskesmas Tarusan, Jon M. Hendra menyebut, Puskesmas ditutup akibat ada terpapar Covid-19. Sebelum benar-benar dibuka kembali, Puskesmas Tarusan telah disterilkan dengan melakukan penyemprotan disinfektan.
Dan untuk pelayanan yang diberikan menerapkan protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan mengenakan masker, yang harus dipatuhi pasien ketika berobat ke Puskesmas Tarusan. “Kini kita benar-benar telah menerapkan aturan wajib masker untuk ke Puskesmas ini. Tidak hanya untuk warga yang datang, tapi petugas medis juga demikian. Apalagi telah ada dukungan APD dari Pemkab, sehingga bisa lebih memaksimalkan kinerja,” kata Jon, Kamis (7/5/2020).
Sementara itu, meski Puskesmas telah dibuka kembali, belum banyak masyarakat setempat yang tahu. Semenjak ada petugas medis terpapar Covid-19, masyarakat benar-benar tidak lagi mendatangi Puskesmas Tarusan. Untuk memaksimalkan fungsi Puskesmas Tarusan dalam penanganan Covid-19, telah disosialisaikan pembukaan pelayanan dan aturan protokol kesehatan tersebut kepada kemasyarakat. “Memang semenjak dibuka belum sepenuhnya masyarakat mengetahuinya. Tapi seiring waktu nantinya, setidaknya melalui berita ini, masyarakat jadi tahu,” ujarnya.

Tercatat di hari pertama beroperasi, ada sekira 30 orang pasien yang mendatangi Puskesmas Tarusan. Artinya informasi Puskesmas sudah dibuka kembali, telah mulai diketahui oleh warga.
Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Satria Wibawa mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir untuk datang berobat ke Puskesmas Tarusan. Sebagian besar petugas dan tenaga medis, telah dinyatakan negatif dan telah selesai melakukan isolasi. Artinya, petugas dan karyawan Puskesmas Tarusan dalam keadaan sehat. Namun, protokol kesehatan harus diberlakukan dalam hal pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Puskesmas Tarusan mendapatkan bantuan 450 APD yang terdiri dari, baju Hazmat dan sepatu. “Wabah Covid-19 ini harus diperangi bersama, kita harapkan wabah ini segera berakhir dan kita kembali bangkit,” harapnya.
Satria menyebut, kebutuhan APD untuk Puskesmas dan Puskesri yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan mencapai 2.000 unit. Kebutuhan itu, memperhitungkan kondisi normal. Namun, jika semakin banyak yang dinyatakan positif terinfeksi, maka kebutuhan juga akan semakin meningkat.
Dari catatannya, Puskesmas yang ada di sejumlah kecamatan sangat kekurangan APD. Hal itu merupakan persoalan serius, dan banyak dikeluhkan petugas kesehatan yang berada di garda terdepan dalam perang melawan virus corona atau covid-19. “Saya harap untuk Puskesmas yang belum mendapatkan APD dan perlengkapan lainnya, harap bersabar, karena bantuan APD ini akan terus ada,” pungkasnya.