BKIPM Padang Borong Produk Perikanan untuk Bantu UMKM
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
PADANG — Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Padang, Sumatera Barat membeli sejumlah jenis produk olahan ikan, untuk dibagi-bagikan ke masyarakat kurang mampu. Hal tersebut dilakukan dalam upaya membantu perekonomian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bergerak diperikanan.
Kepala BKIPM Padang, Rudi Barmara menyebutkan, produk yang dibeli akan diserahkan kepada masyarakat, terutama yang jauh dari kawasan pantai.
“Ada ikan segar tuna, dan ada olahan ikan dalam bentu kemasan. Semua jenis ikan itu ialah ikan laut, bukan ikan air tawar. Kenapa kita melakukan ini, agar masyarakat yang tinggal jauh dari pantai, bisa menikmati ikan laut yang masih segar, dalam suasana pandemi ini,” katanya, Kamis (21/5/2020).
Selain tujuan membantu perekonomian pelaku UMKM, di sisi kesehatan juga banyak manfaatnya. Dengan mengkonsumsi ikan, akan dapat membuat imun tubuh jadi lebih baik.
“Dalam suasana pandemi Covid-19 ini, kita harus punya imun tubuh yang kuat. Inilah yang kita harapkan nantinya kepada yang masyarakat yang nanti menerima ikan segar tuna dan produk olahan ikan, dapat menambah kesehatan hendaknya,” harapnya.
Rudi menyebutkan, kegiatan yang dilakukannya itu juga seiring dengan dalam rangka Bulan Mutu Karantina Tahun 2020 di Provinsi Sumatera Barat. Mengingat lagi dalam suasana pandemi Covid-19, dengan membantu masyarakat mendapatkan ikan segar dan olahan ikan, dapat memberikan banyak manfaat.
“Kalau masyarakat di kawasan pantai, mungkin sudah biasa makan ikan segar dari laut. Di Sumatera Barat, cukup banyak penduduk yang tinggal jauh dari pantai. Itulah yang menjadi target kita, untuk menyebarkan ikan segar itu,” jelasnya.
BKIPM Padang telah mencatat, bantuan produk ikan sehat dan bermutu itu telah dipersiapkan sebanyak 1.900 paket, dan akan didistribusikan untuk 12 kabupaten kota. 12 daerah itu yakni Kabupaten Pesisir Selatan 175 paket, Kabupaten Kepulauan Mentawai 100 paket, Kota Pariaman 100 paket, Kota Padang 300 paket, Kota Solok 125 paket, Kabupaten Solok 175 paket, Kabupaten Solok Selatan 175 paket, Kota Sawahlunto 100 paket, Kabupaten Sijunjung 175 paket, Kabupaten Dharmasraya 175 paket, Kota Padang Panjang 125 paket dan Kabupaten Tanah Datar 175 paket.
“Pendistribusian bantuan paket produk ikan sehat dan bermutu ini berlangsung mulai dari tanggal 19 Mei sampai dengan 22 Mei 2020 besok ini,” sebutnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Hermanto, mengatakan, dalam masa pandemi Covid-19 ini produksi hasil tangkapan nelayan bisa dikatakan tidak terdampak. Cuma yang cukup dirasakan itu ialah daya beli, yang biasanya bisa dikirim ke berbagai daerah dan bahkan bisa diekspor.
Untuk itu, dengan adanya hal yang dilakukan oleh BKIPM Padang ini dapat membantu perekonomi mereka yang bergerak di bidang perikanan. Di sisi lain, dalam kondisi pandemi ini, mengkonsumi ikan akan lebih baik, karena mampu memberikan kekuatan imun tubuh.
“Saya melihat baru BKIPM yang melakukan hal ini, dimana mereka mengumpulkan berbagai ikan segar, baik itu dari perusahaan ikan, maupun dari pelaku UMKM yang melakukan pengelolahan ikan,” ungkapnya.
Hermanto berharap masyakarat dapat menikmati dengan baik, ikan-ikan dan produk olahan lainnya itu. Komisi IV DPR RI berharap kondisi pandem ini segera membaik dan bisa beraktivitas seperti semula, dan perekonomian pun kembali berjalan dengan baik.