Bappenas: PSBB Mampu Tekan Penyebaran Kasus COVID-19

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa saat memimpin agenda Rapat Koordinasi Gubernur, Kamis (5/3/2020) di Kantor Bappenas, Jakarta. Foto: Amar Faizal Haidar

JAKARTA — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Mohoarfa menilai, penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menangani Covid-19 di Tanah Air adalah keputusan tepat dan terbaik. Meski secara nasional belum mampu menurunkan kasus, namun penerapannya telah berhasil menahan peningkatan jumlah kasus secara cukup signifikan.

“Kita beruntung karena sejak awal pemerintah memilih kebijakan PSBB, bukan karantina wilayah atau lockdown. Masyarakat masih bisa beraktivitas dan bekerja, hanya saja kegiatannya dibatasi. Sehingga sedikit banyak roda perekonomian tetap berjalan,” terang Suharso dalam rilis yang diterima, Selasa (15/5/2020) di Jakarta.

Suharso mengambil contoh DKI Jakarta. Sebagai provinsi pertama yang menerapkan PSBB, perkembangan kasus Covid-19 terus mengalami perlambatan, dan saat ini sudah flat.

“Untuk DKI Jakarta, proporsi masyarakat di rumah saja mencapai 60 persen, membuat tingkat penyebaran dapat ditanggulangi. Secara nasional PSBB memang masih belum menurunkan kasus, namun bisa menahan jumlah kasus sehingga tidak mengalami peningkatan yang signifikan,” tandasnya.

“Para Gubernur se-Jawa Bali yang juga telah melaksanakan kebijakan PSBB melaporkan, bahwa dampak positif dalam mengurangi penyebaran Covid-19. Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per-hari di Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat mulai mengalami penurunan,” sambung Suharso.

Adapun evaluasi penerapan kebijakan PSBB dalam aspek transportasi, hasil pemantauan Bappenas telah terjadi penurunan pergerakan orang. Penurunan pergerakan orang secara signifikan terjadi pada angkutan umum, namun belum optimal pada lalu lintas kendaraan.

“Kesuksesan kita mengakhiri pandemi di Indonesia sangat tergantung pada pelaksanaan PSBB. Jika dipatuhi oleh 80 persen penduduk dapat menurunkan jumlah kasus Covid-19 baru. Lakukan edukasi publik yang masif dan terus menerus tentang PSBB ini dengan bahasa yang mudah dipahami,” kata Suharso

Kepatuhan menjalankan PSBB ikut membantu memutus rantai penyebaran pandemi ini. Perlahan tapi pasti Indonesia akan terbebas dari wabah Covid-19. Jika, Indonesia benar-benar pulih dari wabah ini, pastinya masyarakat dapat segera beraktivitas kembali seperti biasanya.

Lihat juga...