Tasikmalaya Kaji Penerapan PSBB

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhamad Yusuf – Foto Ant

GARUT – Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengkaji rencana memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kajian sedang dibuat, tinggal harus melengkapi dari Dinas Kesehatan. Ini untuk kepentingan masyarakat dalam memutus mata rantai COVID-19,” kata Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhamad Yusuf di Tasikmalaya, Senin (20/4/2020).

Menurutnya, kasus penularan Covid-19 di Kota Tasikmalaya masih terus terjadi. Sehingga perlu upaya memaksimalkan untuk mencegah seperti memberlakukan PSBB. Dan sebelum diberlakukan PSBB, jajaran Pemkot Tasikmalaya melakukan kajian, sebelum mengusulkan ke Kementerian Kesehatan, untuk mendapatkan izin.

Saat ini, wabah Covid-19 di Kota Tasikmalaya mencatat jumlah pasien positif sebanyak 27 orang. Lima orang di antaranya sudah sembuh, sisanya masih mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Yusuf mengimbau warganya untuk memperhatikan ancaman dari corona dengan tetap diam di rumah, selalu memakai masker jika ke luar rumah dan rajin cuci tangan. “Kita juga akan menyiapkan masker untuk masyarakat, kita juga sudah membagikan ke sejumlah kelurahan,” katanya.

Menurutnya, untuk menangani wabah COVID-19, perlu kerja sama seluruh lembaga maupun masyarakat. “Kami minta masyarakat disiplin ikuti anjuran pemerintah agar virus tidak terus menular,” kata Yusuf. (Ant)

Lihat juga...