Malam Paskah Uskup Tanjungkarang Ajak Cintai Bumi
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
LAMPUNG – Uskup Tanjungkarang, Lampung, Mgr. Yohanes Harun Yuwono, meminta umat Katolik ikut menjaga bumi. Demikian disampaikan oleh pemimpin tertinggi di Lampung tersebut dalam homili yang disampaikan secara live streaming. Sejumlah kerusakan yang terjadi di bumi imbas keserakahan manusia.
Sejumlah surat kepausan (ensiklik) memberikan pesan moral kepada manusia agar ikut menjaga bumi. Sebagai rumah umat manusia yang hidup di bumi sebagai rumah bersama maka umat Katolik diajak menjaga bumi.
Sikap menghormati bumi sebagai ibu pertiwi yang melahirkan manusia. Aksi nyata untuk bumi yang diciptakan baik pada awalnya.
Kebangkitan Kristus menjadi cara ikut bangkit untuk mencintai bumi. Sebab hutan tropis yang ada di seluruh dunia semakin berkurang.
Hutan tropis sebagai penyeimbang karbon dan sumber ekosistem, spesies dan keanekaragaman hayati ikut menjaga alam dari perubahan iklim. Setiap tahun kehancuran bumi dengan penggundulan hutan mengancam untuk mendukung kehidupan manusia.
“Gereja ikut prihatin atas masalah kerusakan lingkungan yang berakibat kerusakan manusia dan dipergunakan semaunya oleh tindakan tidak bermoral akan berpengaruh bagi generasi mendatang,” terang Mgr Yohanes Harun Yuwono dalam homili saat malam Paskah, Sabtu (11/4/2020).
Gereja Katolik juga ikut mengajak umat menjaga lingkungan dan kelestarian lingkungan. Advokasi, edukasi, negosiasi agar kerusakan lingkungan bisa dikurangi telah dilakukan dalam Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI).
Kritik akan konsumerisme dan pembangunan yang tidak terkendali yang ikut menyumbang kerusakan di sejumlah penjuru dunia dan pemanasan global.
Bumi merupakan satu-satunya planet yang bisa ditinggali manusia di alam semesta dengan adanya oksigen.

Manusia berharap ada langit dan bumi yang baru seperti kebangkitan Yesus. Allah yang memberikan kehidupan bebas dari ketakutan, penyakit dan kedukaan. Kebangkitan Kristus menjadi cara untuk menyadarkan manusia untuk menjaga bumi.
“Marilah kita bangkit merawat bumi sebagai ibu pertiwi sehingga tetap elok, menjadi bumi yang baru dan bebas dari ratapan, duka cita,” cetusnya.
Liturgi malam Paskah atau vigili Paskah yang disiarkan secara live streaming tetap diisi dengan liturgi malam cahaya.
Lilin yang dinyalakan oleh bapa uskup menjadi simbol terang Kristus yang bangkit. Lilin yang dinyalakan tersebut sebagian berasal dari sejumlah stasi yang akan diambil untuk dinyalakan selama masa Paskah.
Liturgi exultet yang dibacakan oleh imam dengan bacaan dari perjanjian lama dan perjanjian baru diinyanyikan tanpa musik.
Liturgi pembaharuan baptis yang kerap diberikan kepada umat Katolik diberikan dalam pemberkatan. Liturgi pembaharuan janji baptis yang diberikan kepada umat hanya diberikan pada imam yang hadir dalam malam Paskah di kapel keuskupan.
Pada liturgi doa umat selain memohon keselamatan bumi, bapa uskup juga berdoa untuk penanganan Covid-19.
Ia mendoakan semua tenaga medis, dokter, ilmuwan yang bertugas mencari vaksin agar diberi kesehatan. Meski perayaan Ekaristi dilakukan dengan live streaming umat tetap memperoleh berkat bapa Uskup yang diakhiri dengan ucapan Selamat Paskah dan umat diharapkan tetap berada di rumah.