Indahnya Air Terjun Sarasah Siguntua Mudo di Sumbar
Editor: Koko Triarko
PESISIR SELATAN – Tempat pemandangan alam yang begitu indah di Siguntua Mudo, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, jauh dari hiruk pikuk keramaian. Air tejun yang indah ini juga dikenal dengan Sarasah Siguntua Mudo. Tempatnya benar-benar sejuk, airnya mengalir begitu jernih.
Bagi yang ingin mendatangi tempat ini, tidak harus membayangkan perjalanan yang begitu melelahkan, menyusuri hutan. Wisata Sarasah Siguntua Mudo ini sangat mudah dijangkau. Bagi Anda yang datang arah perbatasan Padang – Pesisir Selatan, bisa menempuh perjalanan kurang lebih 15 menit saja.
Nanti akan menemukan sebuah pasar Sigunta Tuo. Bertanyalah ke warga setempat. Bila mendapatkan petunjuk, kendaraan roda dua bisa dibawa untuk menyusuri perkebunan warga. Hanya sekitar 10 menit, sampailah di aliran sungai yang jernih dan bergemuruh.
Salah seorang pengunjung tempat wisata ini, Faridanto, mengatakan wisata air terjun Siguntua Mudo Pesisir Selatan mudah diakses wisatawan. Setelah tiba di aliran sungai itu, kendaraan bisa diparkir di pondok ladang warga setempat.
“Cobalah untuk menyusuri sepanjang sungai menuju arah hulu. Mungkin panjang perjalanan sekitar 100 meter, Anda akan menemukan air terjun nan mempesona ini,” katanya, Minggu (19/4/2020).
Menurutnya, untuk datang ke tempat wisata alam ini harus berhati-hati, karena batu-batu yang ada di wisata Siguntua Mudo sangat licin. Tapi jangan terlalu khawatir, perjalanan akan terbayarkan dengan menikmati air terjun yang sangat indah ini.
“Tempatnya indah dan nyaman, yang paling menganggumkan itu air sungainya sangat jernih. Saya senang bisa mencapai Sarasah Siguntua Mudo ini,” ujarnya.
Keindahan tempat ini pun diungkap oleh Wali Nagari atau Kepala Desa Siguntur Tuo, Bustamudin. Menurutnya, kawasan Air Terjun Sarasah Siguntur Tuo memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan.
Selain wisata alam berupa air terjun juga bisa dikembangkan agro wisata, paket wisata panen durian dengan menunggui durian jatuh di ladang masyarakat, sebab sebelum sampai ke lokasi akan disambut dengan ratusan pohon durian milik masyarakat.
“Tapi, untuk saat ini yang datang baru seputar masyarakat di sini. Ketimbang pergi ke tempat keramaian lagi ada Corona, mereka memilih untuk menyusuri kawasan hutan untuk menikmati keindahan,” jelasnya.
Ia menyebutkan, saat ini kawasan Air Terjun Sarasah Siguntur telah dilengkapi beberapa sarana dan prasarana, salah satunya perbaikan akses ke lokasi, sehingga ketika wisatawan ingin ke lokasi tidak terlalu sulit, kendati begitu kesan alami harus terus dipertahankan sehingga wisata alam masih terus melekat.
“Melalui Dana Desa 2019, telah kita bangun jembatan gantung untuk melengkapi sarana dan prasarana menuju ke kawasan Air Terjun Sarasah. Dan, tahun ini akan dilengkapi sarana lainnya seperti tempat duduk, ruang bilas dan lainnya,” ujarnya
Ditambahkan, kawasan Air Terjun Sarasah Siguntur dijadikan sebagai salah satu objek wisata andalan di nagarinya. Pihaknya serius melakukan pengembangan kawasan wisata nagari ini dengan mengalokasi Dana Desa.
Ia optimis, kawasan ini akan menjadi kawasan wisata yang ramai dikunjungi oleh wisatawan. Sebab, potensi yang dimiliki sangat besar, beberapa sarana dan prasarana pendukung yang dibangun dapat membuat wisatawan merasa nyaman dan aman ketika berkunjung.