Belum Ada Transmisi Lokal COVID-19 di Lampung
BANDARLAMPUNG – Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menegaskan, diwilayahnya belum ada transmisi atau penularan lokal untuk infeksi Covid-19. Namun demikian, jumlah kasus Covid-19 di Lampung meningkat menjadi 38.
Pada Kamis (23/4/2020), ada penambahan sebelas orang yang terkonfirmasi positif. “Kesebelas pasien yang terkonfirmasi positif tersebut, merupakan hasil penelusuran dari kasus yang terdahulu dan ada pula yang baru,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, di Bandarlampung, Kamis (23/4/2020).
Bila dilihat dari penambahan kasus yang terjadi, dari sebelas orang terlapor baru, kesemuanya merupakan pasien yang pernah kontak dengan orang yang sudah positif di dari daerah terjangkit. Sehingga bisa dikatakan di Lampung belum terjadi transmisi lokal. “Sembilan orang konfirmasi positif didapatkan dari hasil tracing pasien nomor 01,13, dan 20 serta orang Lampung yang meninggal di Provinsi Bengkulu, sedangkan dua lainnya mereka pernah ke daerah terjangkit,” ujarnya.
Kesebelas pasien tersebut di antaranya lima orang dari Kota Bandarlampung, empat orang dari Kabupaten Lampung Selatan, dan dua orang dari Kabupaten Lampung Utara. “Dari sebelas orang tersebut 10 orang menjalani isolasi mandiri, dan satu pasien dalam perawatan di rumah sakit pemerintah,” jelasnya.
Sementara, dari 38 kasus positif Covid-19 yang terkonfirmasi di Lampung, terdiri dari lima kluster yakni, Bogor, Jakarta, Gowa, Bengkulu dan Jogja. “Dari Klaster Bogor kita ada lima orang, Jakarta 18, Gowa sembilan, Bengkulu lima orang dan Jogja satu pasien,” jelasnya.
Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, ada pasien terkonfirmasi Covid-19 berjumlah 38 orang. Dengan perincian, 23 diantaranya masih dalam perawatan atau isolasi, lima orang meninggal dunia dan 10 lainnya dinyatakan sembuh. Sedangkan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 60 orang, dengan 18 orang diantaranya masih dalam perawatan, 33 orang dinyatakan negatif dan sembilan orang meninggal dunia. (Ant)