Warga Bekasi Mulai Tertarik Budidaya Umbi Porang

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

BEKASI — Berawal dari berita yang tayang di cendana news tentang budidaya tanaman Porang, membuat seorang warga Bekasi, Jawa Barat tertarik untuk melakukan hal yang serupa. Ketertarikan tersebut dikarenakan adanya lahan kosong dan tanaman ini bisa ditanam melalui sistem tumpang sari.

Terkait: Budidaya Porang Dipopulerkan di Bekasi 

Joko Santoso, salah seorang penggiat tanaman Porang di Kota Bekasi mengakui, berita Cendana News beberapa waktu lalu, seakan jadi petunjuk bahwa di Kota Bekasi juga ada penggiat tanaman, khususnya budidaya Porang.

“Kebetulan Ibu Sri, memiliki lahan kosong di Kampung Cinyosog, Desa Burangkeng, Kabupaten Bekasi. Beliau ngakunya browsing di google, dan membaca Cendana news, ternyata ada penggiat budidaya Porang. Akhirnya ibu Sri datang dan menyampaikan keinginannya untuk diajarkan,”ungkap Santoso, Senin (2/3/2020).

Dikatakan Joko Santoso, Ibu Sri tertarik karena dia memiliki lahan kosong seluas seribu meter persegi yang tidak diurus. Tak perlu waktu lama untuk meyakinkan Ibu Sri, teknik budidaya Porang dan ia langsung pesan 250 bibit, sekaligus minta diajarkan cara penanamannya.

“Saya tawarkan ke Ibu Sri satu pohon Rp8.000, sekaligus didampingi cara budidayanya. Alhamdulillah, sekarang sudah tertanam semoga memberi pencerahan bagi lainnya,”ucapnya berterimakasih atas pemberitaan Cendana News.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, ketertarikan Ibu Sri pada tanaman Porang, karena memiliki keistimewaan bisa tumbuh dengan tanaman lainnya. Selain itu, lahan milik Ibu Sri juga bisa ditanami pohon pisang dan pohon kelor.

Porang adalah jenis tanam teduh, dan lebih cepat berkembangnya jika ditanam di tempat teduh yang tidak bersentuhan langsung dengan matahari. Sehingga lebih cocok jika disamping tanaman pisang atau tanam perdu lainnya.

“Kalau di Jawa Timur, Porang dibudidayakan di tengah tanaman pohon Jati. Jika ditempat terbuka hasilnya tidak maksimal, malah layu karena tidak tahan matahari,” tukas Santoso.

Ibu Sri, kepada Cendana News, mengaku tertarik menanam Umbi Porang karena melihat harga yang lumayan mahal. Disamping itu dia juga mengaku banyak manfaat untuk kesehatan dan lainnya.

“Saya memang sudah lama, memikirkan lahan kosong itu bisa dimanfaatkan tanaman apa saja. Tertarik Porang tapi kalau mau beli tempatnya jauh semua seperti di Cianjur atau Jawa Timur. Kebetulan ini ada di Bekasi,” ujarnya.

Jika sukses, ia ingin memberi contoh ke lainnya agar memanfaatkan lahan kosong untuk ditanami Porang.

Lihat juga...