Stok Beras di Gorontalo Utara Aman Sepanjang Ramadan
GORONTALO – Stok beras di Gorontalo Utara, Gorontalo dipastikan aman sepanjang Ramadan nanti. Hal itu didukung oleh hasil panen raya yang terjadi di daerah tersebut.
“Saat ini, panen raya padi sementara berlangsung, dengan potensi produktivitas mencapai 5,5 ton hingga 6,5 ton per hektare,” ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Gorontalo Utara, Kisman Kuka, di Gorontalo, Minggu (29/3/2020).
Dengan capaian produksi tersebut, stok beras di daerah itu akan aman sepanjang Ramadan. Bahkan memungkinkan hingga akhir tahun nanti, mengingat aktivitas pertanian tetap berlangsung normal di tengah wabah virus corona jenis baru atau COVID-19.
Rata-rata, petani di Gorontalo Utara sedang panen padi, seperti yang ada di Kecamatan Tolinggula dan Biau atau di wilayah barat tersebut. Sistem pengairan yang optimal, mendukung keberhasilan produksi padi di daerah itu.
Areal persawahan mampu memproduksi padi hingga 6,5 tok perhektare, seperti di Desa Windu, Kecamatan Biau. Semuanya karena dukungan suplai air yang tercukupi. Gagal produksi kata Kisman, dialami petani di Desa Alata Karya, Kecamatan Kwandang, yang hanya mampu memproduksi 3,9 ton per hektare. Kegagalan tersebut diakibatkan serangan hama ulat. Namun kondisi itu tidak mempengaruhi produksi padi secara keseluruhan.
Meski produksi maupun stok beras aman di tingkat lokal, namun pihaknya belum dapat menjamin untuk aktivitas pemenuhan permintaan dari luar daerah atau daerah-daerah tetangga. “Kita berupaya dan berdoa, agar seluruh petani di daerah ini senantiasa sehat dan dapat menjalankan kegiatannya dengan normal, kondusif dan aman,” pungkas Kisman. (Ant)