SMPN 1 Maumere jadi Sekolah Model di Sikka

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Satu Maumere, kabupaten Sikka, provinsi NTT telah menyandang status sebagai sekolah model sejak tahun 2018 dan menjadi satu-satunya sekolah model di kabupaten Sikka untuk jenjang SMPN.

“Kami sudah ditetapkan menjadi sekolah model Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) kabupaten Sikka,” kata Vitalis P Sukalumba, SPd, kepala sekolah SMPN 1 Muamere, kabupaten Sikka ,provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (12/3/2020).

Kepala sekolah SMPN 1 Maumere, Vitalis P. Sukalumba, Spd, saat ditemui di ruangannya, Kamis (12/3/2020). Foto: Ebed de Rosary

Vitalis mengatakan, menjadi sekolah model berarti sekolahnya harus lebih unggul baik dari segi kualitas maupun kriteria lainnya karena sekolahnya akan menjadi contoh bagi sekolah lainnya dalam segi penyelenggaraan pendidikan.

Sekolah model sebutnya, ditetapkan dan dibina oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) untuk menjadi sekolah acuan terkait dengan penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri.

“Kami menerapkan seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan. Dengan demikian budaya mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri,” jelasnya.

Vitalis menjelaskan, sekolahnya juga memiliki tanggungjawab untuk menularkan praktik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada sekolah lainnya yang ada di kabupaten Sikka.

Kriteria lain sekolah model tambah Vitalis, kepala sekolahnya harus tanggap untuk membuat mutu pendidikan di sekolah serta meningkatkan komitmen terhadap program  perkembangan kegiatan belajar.

“Sekolah kami memiliki guru yang profesional serta kegiatan ekstrakurikuler. Kami juga memiliki pojok baca yang dilengkapi dengan koran dan buku-buku di ruang tamu yang bisa dibaca para siswa, guru dan tamu,” terangnya.

Semua elemen di sekolah kata Vitalis, memiliki komitmen yang sama untuk menjadikan sekolah mereka  sekolah yang berkualitas agar bisa memberikan contoh kepada sekolah lainnya di kabupaten Sikka.

Florensia, salah satu siswi SMPN 1 Maumere, mengaku tertarik bersekolah di SMPN 1 Maumere karena banyak kegiatan ekstrakurikulernya dan kualitas pendidikannya bagus serta jadi sekolah favorit di kabupaten Sikka.

Menurutnya, disiplin juga sangat bagus dimana setiap murid tidak bebas keluar masuk sekolah karena selalu ada petugas keamanan yang melakukan kontrol di depan pintu pagar sekolah.

“Saya senang bisa ikut kegiatan ekstrakurikuler musik karena bisa menyalurkan hobi saya. Kadang juga ikut kegiatan menyanyi bersama teman-teman untuk melatih kemampuan dan tampil di depan umum,” ujarnya.

Untuk diketahui. semenjak tahun 2016 Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) di seluruh Indonesia menggulirkan satu program bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Program ini dilaksanakan dengan memilih beberapa sekolah tingkat SD, SLTP dan SLTA di seluruh Nusantara untuk menjadi sekolah model bagi pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal (SPMI).

Lihat juga...