Siswa Skariga Malang Bagikan ‘Hand Sanitizer’ Gratis
MALANG – Ratusan botol cairan pembersih tangan (Hand Sanitizer SKA-V) buatan siswa SMK PGRI 3 (Skariga) Malang, dibagikan secara gratis kepada masyarakat sebagai salah satu upaya pencegahan penularan Covid-19 atau virus Corona.
Kepala sekolah SMK PGRI 3 Malang, M. Lukman Hakim, ST., mengatakan,beberapa bulan belakangan ini banyak informasi terkait penyebaran Virus Corona. Selain menerapkan pola hidup sehat, penggunaan hand sanitizer juga dinilai cukup efektif untuk mencegah penularan berbagai penyakit termasuk virus Corona.
“Hand Sanitizer SKA-V ini adalah produk dari anak-anak kelas 12 kimia industri, Sabbrina Arya Octavia dan Adinda Revina Putri, yang diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat Malang raya,” ucapnya, usai membagikan hand sanitizer di lapangan Rampal, Sabtu (7/3/2020).

Menurutnya, saat ini di SMK PGRI 3 Malang selain melaksanakan kurikulum nasional, juga menguatkan kurikulum-kurikulum berbasis industri, sehingga para siswa mampu membuat berbagai produk yang berbasis sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau kebutuhan industri.
“Sekarang ini memang diharapkan sekolah tidak hanya belajar kurikulum saja, tetapi bisa lebih banyak memadukan kebutuhan masyarakat, kebutuhan pasar untuk dimasukkan dalam kurikulum berbasis industri dalam konteks Merdeka belajar,” terangnya.
Guru produktif jurusan kimia, Kurnia Larasati, menyampaikan, ide pembuatan Hand Sanitizer SKA-V benar-benar berasal dari para siswa sendiri melalui mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan (PKK).
“Kami ingin mempersiapkan anak-anak tidak hanya siap untuk kuliah atau bekerja, tapi juga siap untuk berwirausaha. Jadi, kita mendorong anak-anak supaya menghasilkan produk yang inovatif, salah satunya adalah berupa produk Hand Sanitizer SKA-V,” ucapnya.
Diakui Larasati, Hand Sanitizer SKA-V saat ini sudah mulai dipasarkan dengan harga Rp12.500 untuk kemasan botol kecil 30 ml dan Rp17.500 untuk kemasan besar 60 ml.
“Tapi, khusus hari ini kami bagikan kepada masyarakat secara gratis sebagai upaya antisipasi penularan virus Corona,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sabbrina Arya Octavia dan Adinda Revina Putri, mengaku, latar belakang dibuatnya Hand Sanitizer SKA-V bermula dari makin maraknya isu tentang corona yang pada akhirnya membuat mereka berdua tergerak untuk memproduksi hand sanitizer dalam jumlah banyak, yang pada saat ini juga mereka bagikan kepada masyarakat umum secara gratis.
Disebutkan, Hand Sanitizer SKA-V terbuat dari campuran Alkohol 70 persen, gel lidah buaya (Aloevera) dan ekstrak Kemangi.
“Bahan-bahan tersebut sengaja dipilih karena dinilai sangat efektif membunuh kuman, terutama untuk di daerah tangan,” akunya.
Sementara itu, Dandim 0833 kota Malang, Letkol Inf Tommy Anderson, yang turut hadir dalam acara tersebut mengaku sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan para siswa dengan membagikan hand sanitizer kepada masyarakat.
“Pembagian hand sanitizer ini merupakan salah satu bukti sensitivitas dari para siswa SMK PGRI 3 dengan kondisi yang terjadi sekarang, terkait merebaknya wabah virus corona,” ucapanya.
Salah satu pencegahan yang paling tepat adalah dengan menjaga kebersihan tangan, sehingga ada upaya dari para siswa untuk produksi hand sanitizer.