Dinas Pendidikan Lamsel Naikkan Insentif Tendik PAUD
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
LAMPUNG — Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menaikkan insentif bagi tenaga pendidik (Tendik) PAUD yang sebelumnya hanya sebesar Rp100.000 menjadi Rp200.000 per bulan. Langkah tersebut diambil untuk memicu semangat tendik dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Thomas Amirico, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamsel menyebut insentif sudah berjalan sejak 2019. Memasuki 2020 dinaikkan sebesar 100 persen untuk memicu semangat tendik Pendidikan Anak Usia Dini.
Kenaikan insentif tersebut menurut Thomas Amirico telah diusulkan melalui Bidang Pendidikan Non Formal (PNF). Perhatian bagi tendik PAUD menjadi upaya agar kualitas pengajar anak usia dini semakin ditingkatkan.
“Pemberian insentif bagi tendik PAUD akan menjadi motivasi agar kualitas pendidikan pada level anak usia dini terus ditingkatkan, mewujudkan generasi emas 2045 yang jadi program nasional,” terang Thomas Amirico saat dikonfirmasi Cendana News, Kamis (12/3/2020).
Kepad yang telah mendapat insentif, Thomas Amirico berharap bisa memacu diri. Sebab tendik PAUD harus memiliki semangat mencerdaskan anak usia dini dengan cara yang kreatif, inovatif dan inspiratif.
Hingga tahun 2020 di Lamsel tercatat ada sebanyak 2.547 tendik PAUD. Ia memastikan para penerima insentif telah diseleksi serta memiliki syarat-syarat khusus.
Selama ini tendik PAUD yang telah mendapatkan insentif mencapai 1.877 orang dari Dinas Pendidikan. Sebagian akan didorong untuk peran serta desa melalui penggunaan Dana Desa (DD).
“Dinas Pendidikan akan menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat desa untuk alokasi di sektor pendidikan melalui DD,” beber Thomas Amirico.
I Ketut Sinda Atmita, Kepala Desa Sumber Nadi, Kecamatan Ketapang menyebutkan, di desanya ada satu layanan PAUD. Koordinasi dengan Disdik terkait penggunaan DD untuk insentif tendik PAUD akan dianggarkan.
“Petunjuk tekhnis dan petunjuk pelaksanaannya juga sudah ada sehingga alokasi untuk PAUD bisa dianggarkan,” papar I Ketut Sinda Atmita.
Ia juga berharap di desanya akan bertambah PAUD menyesuaikan dengan jumlah anak. Fasilitas yang memadai didukung dengan tendik berkualitas diharapkan akan mampu meningkatkan mutu pendidikan.
Esi Awarsih Madroi, bunda PAUD Kecamatan Ketapang mengaku mendukung penambahan insentif tendik. Sebab di wilayah Ketapang tercatat ada sebanyak 114 tendik di 35 PAUD, TK dan RA.
Peran sejumlah istri kepala desa yang sekaligus sebagai bunda PAUD diakuinya sangat diperlukan. Sebab penggunaan DD bisa dikelola untuk peningkatan mutu pendidikan. Terlebih pada sejumlah desa bangunan PAUD dianggarkan melalui DD sehingga fasilitas memadai.