Di Medan dan Sekitarnya, Gula Pasir Semakin Langka

Gula pasir di salah satu toko kelontong – Foto: ANTARA

MEDAN – Keberadaan gula pasir di Kota Medan dan sekitarnya semakin langka. Sementara terpantau, harga terus bergerak naik. Harga terbaru pada Minggu (1/3/2020) sekira Rp16.000 per kemasan satu kilogram.

Harganya Rp16.000 per kemasan didapatkan untuk gula merek Sugari. “Susah kali nyari gula. Bahkan di super market tidak ada,” ujar Lina, warga Tanjungmorawa, Deliserdang, Minggu (1/3/2020). Harga gula kristal berwarna kuning juga langka di pasar. Harganya saat ini juga terpantau naik menjadi Rp14.000 hingga Rp15.000 per-kg. Padahal sebelumnya harga gula di pasar bahkan di supermarket hanya Rp12.500 per kg.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut, Arwakhudin Widiarso mengakui adanya kenaikan harga gula. Berdasarkan pantauan yang dilakukan, harga yang terjadi saat ini Rp13.500 hingga Rp16.000 per-kg.

Harga gula itu naik dari Rp12.500 per kg, sesuai harga eceran tertinggi (HET) di konsumen yang ditetapkan Kementerian Perdagangan. “Bulog tidak punya stok gula, tetap bersiap untuk memperkuat stok dengan menunggu penugasan dari pemerintah,” katanya.

Harga gula pasir di pasar Kota Medan dan sekitarnya terus bergerak naik menjadi Rp13.500 hingga Rp15.000 per kilogram sebagai dampak ketatnya pasokan, sejak 25 Februari lalu. (Baca: https://www.cendananews.com/2020/02/harga-gula-pasir-di-medan-mulai-naik.html) (Ant)

Lihat juga...