Kota Madiun Jamin Stok Bawang Putih

Bawang Putih – Dok: CDN

MADIUN – Dinas Perdagangan Kota Madiun, Jawa Timur, menjamin stok bawang putih, di pasaran kota setempat aman. Meski saat ini banyak pemasok komoditas tersebut yang berasal dari China untuk sementara waktu menghentikan pengiriman.

Penghentian dilakukan, sebagai akibat dari wabah virus corona. “Ketersediaan barang ada, kebutuhannya cukup. Masyarakat diminta tidak panik, karena semunya tercukupi,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Gaguk Hariyono di Madiun, Sabtu (15/2/2020).

Menurutnya, harga bawang putih di pasar tradisional, seperti Pasar Besar Kota Madiun, sempat mengalami kenaikan. Namun kenaikan terhaji secara  bertahap. Saat ini kondisinya sudah menyentuh angka Rp60.000 per kilogram, dari sebelumnya di kisaran Rp20.000 hingga Rp35.000 per kilogram.

Namun saat ini diklaimnya, harga mulai berangsur turun, setelah pemerintah menerbitkan rekomendasi izin impor komoditas bumbu dapur tersebut. “Sekarang harga bawang putih sudah turun. Dari Rp60.000 per kilogram menjadi kisaran Rp40.000 hingga Rp46.000 per kilogram,” ungkapnya.

Gaguk mengimbau, masyarakat tidak merespons berlebihan kenaikan harga bawang putih dan komoditas lainnya. Ia menjamin, pasokan bawang putih untuk Kota Madiun masih aman hingga beberapa waktu ke depan. Saat ini Pemerintah Kota Madiun terus berupaya mencari sumber-sumber pemasok alternatif, yang tidak terimbas wabah virus corona untuk memenuhi kebutuhan.

Sebelumnya, ada petani di Kabupaten Magetan yang beberapa waktu lalu menanam bawang putih dan kemudian dijual di Kota Madiun. Namun, itu tidak berlangsung lama dan kini petani sudah beralih menanam komoditas sayur, seperti tomat, kubis, dan seledri.

Sementara, untuk harga cabai rawit di Madiun, yang sebelumnya naik di kisaran Rp80.000 hingga Rp100.000 per kilogram, saat ini juga telah berangsur turun. Harga cabai rawit saat ini mencapai Rp42.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Kemudian cabai keriting Rp45.000 per kilogram dan cabai merah besar turun tipis dari Rp48.000 menjadi Rp46.000 per kilogram. (Ant)

Lihat juga...