ISEI Diharap Mampu Beri Kontribusi Nyata
Editor: Koko Triarko
MALANG – Ketua umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) sekaligus Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. Ph.D., menekankan agar ISEI mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia. Karenanya, ISEI diharapakan bisa terus bersinergi dengan Academician, Business, and Government (ABG) dalam menghadapi tantangan perekonomian ke depan.
Menurutnya, ISEI tidak akan bisa berkontribusi maksimal, jika para anggotanya hanya dari kalangan akademisi saja. Tapi, harus juga anggota maupun pengurusnya berasal dari kalangan bisnis. Karena jika dari akademis saja, hasilnya hanya berupa riset, padahal yang dibutuhkan adalah riset maupun pemikiran akademis berkontribusi bagi ekonomi.
“Maka, dari pengusaha juga dimasukkan ke ISEI. Lebih dari itu, dari sisi government atau pengambil kebijakan seperti BI, OJK, pemerintah daerah juga harus turut dilibatkan dalam ISEI, sehingga ABG ini bisa guyup rukun membangun perekonomian negeri ini,” jelasnya, saat memberikan kuliah umum sekaligus pelantikan pengurus ISEI Malang di gedung Widyaloka, Universitas Brawijaya (UB), Senin (3/2/2020).
Menurutnya, komponen ABG menjadi pilar penting, semuanya harus saling bersinergi untuk menghadapi tantangan kebdepan. Tantangan ke depan dihadapkan pada penurunan ekonomi yang sangat susah untuk naik lagi. Termasuk juga tantangan di era digital yang harus segera bisa diantisipasi.
“Maka tantangan itu semua tidak bisa diselesaikan sendiri, tapi harus dengan bersinergi,” ucapnya.
Lebih lanjut, terkait perekonomian di Malang, Perry menilai yang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di Malang salah satunya adalah sektor edukasi industri kreatif, di samping agribisnis, dan wisata.
“Banyak lulusan di wilayah Malang ini yang sebenarnya berasal dari luar Malang, tapi tidak mau kembali ke daerah asalnya setelah lulus. Kalau tidak kita ciptakan industri kreatif, ini tentu saja nanti menjadi masalah. Bukan menjadi sumber pertumbuhan, tetapi justru menjadi beban pertumbuhan,” terangnya.
Karena itu, perlu digalakkan industri kreatif di wilayah Malang ini yang memiliki begitu banyak lulusan dari berbagai perguruan, bisa menjadi sumber industri kreatif. Termasuk berkaitan dengan start up, e-comers, fintech maupun juga industri kreatif yang lain.
“Ini merupakan tugas kita bersama, supaya lulusan di wilayah Malang bisa menciptakan industri kreatif, itu adalah sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tuturnya.
Sementara itu, sekretaris umum ISEI pusat, Dr. Solikin M Juhro, menilai pelantikan pengurus ISEI cabang Malang ini sebagai suatu langkah penguatan ISEI, di mana ke depan bertekad untuk bisa berkontribusi langsung, berkontribusi secara nyata terhadap perekonomian.
“ISEI Malang tentunya akan memegang mandat yang sangat penting dalam membangun perekonomian di Malang Raya, khususnya, dan Jawa Timur pada umumnya,” katanya.
Peran cabang ISEI dari berbagai penjuru Nusantara, temasuk ISEI Malang, menjadi penting sebagai garda terdepan untuk perjuangan visi ISEI dalam membangun perekonomian bangsa.
Ketua ISEI Malang Dr.Wildan Syafitri, SE., ME., mengatakan, bahwa ia dan pengurus lainnya optimis dapat menjalankan tugas dengan maksimal, karena Malang memiliki ekosistem pendidikan yang sangat produktif dan baik.
“Malang ini juga merupakan salah satu pusat pertumbuhan di Jawa Timur yang memiliki ciri unik. Artinya, memiliki semuanya, seperti budaya atau kultur yang menguatkan kolaborasi, meskipun memang belum tumbuh seperti Surabaya,” ucapnya.