Ribuan Korban Banjir Bandang di Lebak Masih di Pengungsian

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LEBAK — Ribuan korban banjir bandang di Kabupaten Lebak, Banten, sampai saat ini masih tinggal di beberapa titik lokasi pengungsian di enam kecamatan wilayah setempat.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Banten, Kaprawi, dikonfirmasi Cendana News, Kamis (10/1/2020). Foto: Muhammad Amin

“Sampai sekarang, jumlah pengungsi masih bertahan di pos pengungsian mencapai 5.364 jiwa dari total 1500 KK. Mereka berada di 10 posko pengungsian,” ungkap Kaprawi, Kepala BPBD Kabupaten Lebak, kepada Cendana News, Jumat (10/1/2020).

Sementara lanjutnya jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang yang melanda di 30 desa pada enam kecamatan tersebut berjumlah 9 orang dan dua dilaporkan hilang hingga kini belum ditemukan.

Sedangkan jumlah kerusakan di enam kecamatan dengan 47 titik lokasi banjir bandang meluluhlantak beberapa sekolah, pemukiman warga dan infrastruktur lainnya seperti jembatan.

“Terdata ada 28 infrastruktur seperti jembatan baik gantung ataupun permanen rusak parah akibat banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebak pada 1 Januari 2020 lalu,” kata Kaprawi saat menerima tim dari Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan Hartinah Soeharto.

Menurutnya, kerusakan infrastruktur desa seperti jalan atau pemukiman warga masih terus di data mereka yang dipengungsian. Selain banyak rumah yang sudah tidak bisa ditinggali, juga masih khawatir akan banjir susulan.

Dipengungsian lanjutnya, saat ini dikoordinir oleh pusat latihan tempur dari Kodam III Siliwangi untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pengungsi.

Mereka juga bisa lebih terurus dari sisi makanan, tempat mandi dan lainnya di lokasi pengungsian Posko Bencana Banjir Kabupaten Lebak Dodiklatpur Rindam III/Siliwangi

“Di pengungsian Lebak Kadong mereka akan ditangani dari kesehatan dari tenaga medis kementerian kesehatan, dan keamanan dari TNI-Polri,” ujarnya.

Banjir Bandang di Kabupaten Lebak, Banten, menerjang enam kecamatan wilayah setempat meliputi, Kecamatan Curug Bitung, Sajira, Lebang Gedong, Cimarga, Cipanas dan Kecamatan Maja.

Pos pengungsian banyak memanfaatkan kantor desa. Dari beberapa desa Desa Sajira memiliki pos paling banyak dan jumlah pengungsi mencapai 2.132 jiwa.

Kaprawi, menyebutkan bahwa banjir bandang yang melanda Kabupaten Lebak di enam Kecamatan tersebut, karena luapan sungai Ciberang dan Cidurian.

“Rata rata wilayah terdampak banjir parah lokasinya berada di tanggul sungai. Sampai sekarang di beberapa desa lumpurnya masih sepinggang orang dewasa,”pungkasnya.

Lihat juga...