Polres Lamsel Lakukan Konservasi di Pulau Mengkudu

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan melakukan konservasi lingkungan di lingkungan pulau Mengkudu untuk mengembalikan kondisi alam yang terkena tsunami 22 Desember 2018 silam.

Kapolres Lamsel, AKBP Edi Purnomo menyebutkan, konservasi yang merupakan bagian dari instruksi Kapolri, dilakukan dengan penanaman berbagai jenis tanaman pesisir pantai dan terumbu karang.  Di antaranya cemara laut, cemara udang ,mutun, waru, ketapang kencana dan sejumlah tanaman vegetasi pantai. 

“Kawasan pantai rawan potensi kerusakan berimbas abrasi oleh angin, gelombang bahkan tsunami, sehingga harus dilakukan upaya penghijauan kawasan pesisir,” ungkap AKPB Edi Purnomo di kawasan pulau Mengkudu, Kamis (9/1/2020)

Selain sejumlah perwira menengah, bhayangkari, upaya konservasi lingkungan juga melibatkan Andika eks Kangen Band. Penghijauan yang dilakukan dengan langkah sederhana, menanam pohon terus dilanjutkan di sejumlah jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Lamsel.

“Penanaman di kawasan pantai pulau Mengkudu sekaligus mempromosikan wisata bahari yang ada di Lamsel, agar semakin dikenal luas,” papar mantan Kapolres Mesuji itu.

Selain itu, sebanyak 20 instalasi terumbu karang jenis acropora yang dirangkai dengan besi telah disiapkan oleh Pokdarwis Ragom Helau dan komunitas peduli wisata (Pelita).

Yodistira Nugraha, ketua komunitas Pelita menyebutkan, pelestarian pohon di pantai pulau Mengukudu terus dilakukan. Usai tsunami, kontur topografi pulau Mengkudu berubah, di antaranya pohon pesisir yang rusak dan pasir timbul yang terbawa arus.

“Kepedulian anggota Polres Lamsel terhadap konservasi lingkungan akan menjadi contoh positif agar bisa terus dikembangkan,” beber Yodistira Nugraha.

Program pelestarian pohon dan terumbu karang diakuinya akan terus dilakukan. Setiap pengunjung yang datang di objek wisata pulau Mengkudu disebutnya bisa melakukan adopsi terumbu karang.

Adopsi terumbu karang terus dilakukan untuk melestarikan kawasan objek wisata bahari tersebut. Edukasi untuk konservasi lingkunga akan dilakukan bagi pengunjung pantai di Bakauheni tersebut.

Lihat juga...