SAR Maumere Kembali Programkan Peningkatan SDM

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) kantor SAR Maumere yang sudah melaksanakan Diklat SAR Planning siap  menggelar berbagai pendidikan dan pelatihan di tahun 2020 mendatang.

Dengan adanya Diklat SAR Planning yang telah diadakan, personel SAR Maumere sudah memiliki kemampuan merencanakan operasi SAR dengan lebih profesional, efektif dan proporsional dan diharapkan ke depan tidak banyak kejadian dan korban yang berjatuhan.

“Tahun depan kantor SAR Maumere menggalakkan agar masyarakat memiliki alat-alat keselamatan bagi yang beraktivitas di laut dan di daerah yang memang berisiko serta menggalakkan lagi program SAR Go to School baik sejak tingkat TK hingga ke perguruan tinggi,” ungkap kepala kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana, SE, MAP, Selasa (31/12/2019).

Kepala kantor SAR Maumere, I Putu Sudayana (tengah) bersama Asfan Dul Hasan kepala urusan umum (kiri) dan Isran Anshari Arsyad Kasubseksi Operasi dan Siaga saat konferensi pers di kantor SAR Maumere, Selasa (31/12/2019). Foto: Ebed de Rosary

Untuk tahun 2020 kata Putu, SAR Maumere mendapatkan 5 kali program pembinaan potensi SAR yang menjadi program prioritas nasional. Untuk menjalankan pembinaan potensi SAR sebanyak 10 ribu orang dan SAR Maumere kebagian 250 orang.

Seperti di tahun 2019 yang telah dilakukan, tambahnya, dilatih potensi SAR kepada kelompok masyarakat yang ada di wilayah kerja kantor SAR Maumere termasuk kepada awak media.

“Terkait peningkatan sumber daya manusia siap disekolahkan beberapa personel untuk menambah peningkatan kinerja. Kami  berusaha meningkatkan pelayanan baik pencarian dan pertolongan saat kecelakaan dan bencana sebaik mungkin,” tegasnya.

Dengan kondisi topografi yang ada di Flores hingga Alor dengan medan yang sulit sebut Putu, memang ada hambatan namun hal ini tidak menjadi kendala agar personel SAR bisa tiba di lokasi kejadian lebih cepat.

Budaya safety yang ada di masyarakat ucapnya, masih rendah dimana tidak banyak yang belum memahami dan menjalankannya, misalnya ada banyak kapal yang tidak menyiapkan alat safety termasuk nelayan yang sedang memancing.

“Kalau situasi aman tidak masalah tetapi ketika terjadi permasalahan akan bingung. Padahal kalau memiliki alat safety korban bisa menyelamatkan diri sambil menunggu petugas SAR tiba dan melakukan pertolongan serta penyelamatan,” tegasnya.

Terkait dengan sarana dan prasarana yang masih terbatas, tambah Putu, di tahun 2020 SAR Maumere  mendapatkan tambahan kapal sepanjang 40 meter dan menjadi kekuatan bagi SAR Maumere.

Ini berkat dukungan teman media kata dia, dimana lewat pemberitaan SAR Maumere telah mendapatkan bantuan kapal juga di tahun 2018 dan akan mendapatkan lagi di tahun 2020.

“Memang peralatan masih terbatas tetapi akan terus dilengkapi dan dimaksimalkan peralatannya. SDM yang sedikit bukan hambatan bagi kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

SAR Maumere sebut Putu, berharap kepada pemerintah daerah di pulau Flores, Lembata dan Alor agar bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Dalam berbagai kesempatan harapnya, SAR Maumere dilibatkan untuk memberikan sosialisasi terkait safety kepada masyarakat. Masyarakat juga agar bisa mengikuti imbauan kebencanaan terkait dengan cuaca yang dikeluarkan BMKG serta BPBD, SAR dan lainnya sehingga bisa dicegah adanya kecelakaan.

“Kepada rekan-rekan media tolong kami dibantu terus untuk menggaungkan budaya safety agar ke depannya semua masyarakat bisa lebih paham dan menjalankan budaya safety ini,” ungkapnya.

Anggota DPRD Sikka, Alexander Agato Hasulie, memberikan apresiasi dan berharap agar kantor SAR Maumere pun bisa lebih giat turun ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi terkait dengan keamanan saat menjalankan aktivitas baik di laut maupun saat bekerja di tempat yang rawan.

Alek sapaannya berharap agar pemerintah kabupaten Sikka dalam menjalankan kegiatan di kecamatan dan desa bisa menggandeng kantor SAR Maumere supaya bisa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

“Pemerintah daerah harus membangun kerjasama dan koordinasi dengan SAR Maumere khususnya BPBD Sikka. Dalam kegiatan BPBD misalnya, SAR Maumere juga diajak serta agar bisa memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” harapnya.

Lihat juga...