Padang Dilanda Angin Kencang, Pohon Tumbang di 10 Titik
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
PADANG – Angin kencang melanda daerah Kota Padang, Sumatera Barat, sejak pagi hingga sore. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Minangkabau mencatat kecepatan angin yang terjadi itu mencapai 22 knots atau 40 kilometer per jam.
Kasi Obeservasi dan Informasi BMKG Stasiun Minangkabau, Yudha Nugraha, mengatakan, dengan kecepatan angin 22 knots itu dikategorikan kondisi angin termasuk kencang.
BMKG melihat kondisi angin kencang terjadi pada saat kondisi cuaca cerah, dan hal itu biasanya terjadi ketika pagi hari terdapat perubahan suhu dan tekanan udara secara drastis atau cepat, sehingga terdapat perbedaan tekanan yang signifikan antara daerah sekitarnya.
“Kita di BMKG tidak tahu angin bergerak dari daerah dengan tekanan tinggi ke tekanan rendah. Dengan demikian ketika terjadi penurunan tekanan yang dalam hal ini di Padang akibat pemanasan di pagi hari, pergerakan massa udara atau kecepatan angin juga ikut meningkat,” katanya ketika dihubungi dari Padang, Kamis (12/12/2019).
Menurutnya kondisi tersebut biasanya terjadi pada musim transisi hujan, dimana kondisi cuaca perubahannya cenderung cepat. Sehingga ketika pemanasan permukaan sudah merata, kondisi angin normal kembali.
“Untuk ke depannya kita belum bisa mengetahuinya,” tegasnya.
Sementara itu akibat dari angin kencang itu, membuat puluhan pohon tumbang di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui Kasi Kedaruratan dan Penanganan Bencana, Sutan Hendra mengungkapkan angin ribut mulai terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan mengakibatkan 10 pohon tumbang.

“Sejauh ini tercatat ada sepuluh pohon tumbang yang mengakibatkan satu rumah rusak. Selain itu enam pohon menutup akses jalan dan satu pohon menutup jalan serta menimpa jaringan listrik. Terakhir, dua pohon menimpa kendaraan milik warga,” ujar Sutan Hendra.
Dijelaskannya, 10 pohon yang tumbang itu berada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Padang Utara. Satu rumah warga yang tertimpa pohon yaitu di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji.
Kemudian, enam pohon yang menutup akses jalan yaitu di Komplek Pasir Putih Jalan Veteran, Kelurahan Bungo Pasang, dan di Jalan Adinegoro depan Citra Swalayan, Kelurahan Batu Kabung, Kecamatan Koto Tangah.
Selanjutnya, tiga di Kelurahan Gunung Sarik, dan satu di Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji. Terakhir, di Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara. Sedangkan, pohon tumbang yang menimpa tiang listrik dan menghambat akses jalan yaitu di Jalan Lori, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah.
Kemudian, pohon tumbang yang menimpa kendaraan yaitu di kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah dan Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk penanggulangan, pihaknya menurunkan 20 petugas BPBD disertai alat pemotong pohon yang dibagi menjadi tiga tim,” sebutnya.
Sutan Hendra juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan di saat angin kencang ini, agar masyarakat tidak memarkirkan kendaraan di bawah pohon atau baliho untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.