Amankan Ibu Kota Baru, Kodam VI Mulawarman Prioritaskan Putra Daerah 

Editor: Mahadeva

BALIKPAPAN – Keputusan menjadikan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, menjadikan satuan Kodam VI Mulawarman membutuhkan setidaknya 2.000 hingga 3.000 personel baru.

“Untuk penambahan personel Kodam VI Mulawarman memprioritaskan putra daerah Kaltim. Sehingga orang Kaltim tidak menjadi penonton, tetapi juga terlibat dalam mengamankan negara ini,” kata Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto, saat menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda, Jumat (25/10/2019).

Pangdam belum tahu persis, lokasi yang akan dibangun menjadi Markar Besar (Mabes) TNI. “Saya masih menunggu dari keputusan Pemerintah melalui Kementrian PPN/Bappenas. Tetapi kebutuhan lahan Mabes TNI di lokasi Ibu Kota Negara baru, seluas 10 hingga 20 hektare, yang tidak jauh berbeda dengan luas lahan Mabes TNI yang ada di Jakarta,” urai Pangdam.

Sementara itu, Kapolda Kaltim, Irjen Pol Priyo Widyanto, mengatakan, dipilihnya Kaltim sebagai IKN baru, menjadi berkah bagi Benua Etam. “Mari buktikan Kaltim pantas menjadi IKN. Buktikan kepada masyarakat regional, nasional dan internasional bahwa provinsi ini potensial dan aman,” tandasnya.

Gubernur Kaltim, Isran Noor, menyebut, menjadikan Kaltim sebagai IKN, akan menambah kontribusi baru rakyat Kaltim untuk Indonesia. Setelah sebelumnya, ratusan triliun hasil sumber daya alam, setiap tahun mengisi dompet republik ini.

Lihat juga...