BPS Kota Malang: Sensus Online Menghemat Anggaran

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Ketua BPS kota Malang, Sunaryo saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (3/9/2019). Foto-Agus Nurchaliq

MALANG — Badan Pusat Statistik (BPS) kota Malang menilai sensus penduduk secara online di tahun 2020 dapat menghemat cukup tinggi, khususnya dari sisi jumlah petugas.

“Dulu perkiraan kalau melakukan sensus penduduk memerlukan lebih dari 2.000 petugas. Tapi dengan melaksanakan sensus online, hanya membutuhkan kurang dari 1.000 petugas,” terang Kepala BPS kota Malang, Sunaryo, Selasa (3/9/2019).

Dikatakan, masyarakat yang punya fasilitas media website atau Android bisa menggunakan untuk mengupdate datanya sendiri. Sementara untuk pengecekan, tetap akan diterjunkan petugas.

“Hanya saja petugas tidak mengecek dalam kapasitas mewawancarai lagi, mereka tinggal mengecek keberadaan datanya. Sehingga betul-betul yang didatangi oleh petugas adalah mereka yang memang terlewatkan atau belum melakukan sensus online,” sebutnya.

Dikatakan, ada sekitar kurang dari 900 orang petugas di kota Malang yang akan mengecek sensus yang memang tidak terdata melalui online.

“Sensus online akan dilaksanakan selama satu bulan yakni pada bulan Februari sampai dengan Maret 2020,” katanya.

Walaupun target nasional mungkin sekitar 20 sampai 30 persen rata-rata Kabupaten kota, tapi target partisipasi warga kota Malang untuk melakukan sensus penduduk secara online diharapkan bisa setinggi-tingginya.

“Jika melihat bagaimana semangat kolaborasinya tentu kita mengharapkan menjadi yang tertinggi di Jawa Timur terkait partisipasi sensus online,” sebutnya.

Sunaryo, menjelaskan, sensus penduduk rutin dilaksanakan BPS setiap sepuluh tahun sekali. Sensus penduduk berikutnya akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang yang merupakan sensus penduduk ke tujuh sejak pertama kali dilakukan.

Disampaikan Sunaryo, tantangan kedepan adalah bagaimana para stake holder terutama pemerintah daerah bisa memberikan dukungan sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa kedepan sensus penduduk di kota Malang akan dilakukan secara online.

“Karena kota Malang termasuk daerah tujuan pendidikan, sehingga diharapkan partisipasi masyarakat untuk melakukan sensus penduduk secara online bisa lebih lebih tinggi dibandingkan daerah lainya,” ucapnya.

Lihat juga...