SMK GKB, Sekolah Baru yang Diminati Warga Bekasi
Editor: Mahadeva
BEKASI – SMK Gema Karya Bahana Kota Bekasi, Jawa Barat, menjadi sekolah baru yang sukses menggaet peserta didik baru. Empat bidang program studi yang disiapkan sekolah tersebut dipenuhi siswa.
Sekolah Menengah Kejuruan Gema Karya Bahana (SMK GKB), baru memulai proses belajar perdana di 2019 ini. Namun, kapasitas 330 peserta didik baru langsung terpenuhi. Sekolah menyediakan empat jurusan yaitu, Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Teknik Sepeda Motor (TSM), Multimedia dan Akuntansi.

“Informasinya memang dikatakan jurusan jenuh dan pemerintah provinsi akan melakukan evaluasi terhadap sekolah SMK di Jawa Barat. Tapi itukan baru rencana, buktinya masih banyak yang butuh,” kata Andi Murgaem, Kepala SMK GKB, Kamis (1/8/2019).
Meski ada wacana evaluasi terhadap SMK, Andi menyebut, minat masyarakat terhadap empat program SMK di sekolahnya cukup bagus. Hanya saja diakuinya, banyak jurusan dalam kondisi jenuh, karena banyak lulusan SMK menganggur. SMK GKB sudah mengantisipasi hal tersebut, dengan kerjasama bersama puluhan industri, untuk menyalurkan siswanya.
Banyaknya pengangguran dari alumni SMK, tentu tidak bisa dijadikan dasar pemerintah untuk secara semena-mena menutup sekolah. Jika sampai terjadi, maka semua SMK di Indonesia akan protes. “Kita bisa lihat pemerintah saja masih membutuhkan seperti di Pemda, staf kelurahan dan kecamatan memerlukan orang ahli komputer dan lainnya. SMK GKB menyiapkan itu,” tegasnya.
SMK GKB disebutnya, masih memiliki beban mengurus sejumlah izin yang belum selesai. Tetapi, kegiatan belajar mengajar sudah berjalan. Adapun fasilitas yang tersedia di SMK GKB adalah, semua sarana kebutuhan seperti kelas, ruang laboratorium. “Terpenting adalah standar proses dan isi sudah dimaksimalkan dan standar pelayanan maksimal harus tercover, tidak main-main menerima sepuluh kelas, ini karena terkait kepercayaan masyarakat,” tegasnya.