Polres Lamsel Gelar Operasi Patuh Dua Pekan

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Kurangi angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) akibat kelalaian pengendara, Polres Lampung Selatan menggelar operasi patuh dengan sandi Patuh Krakatau 2019, mulai Kamis (29/8) hingga Rabu (11/9). Kapolres Lamsel, AKBP Muhamad Syarhan, menyebut, tujuan operasi patuh Krakatau untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang  keamanan, ketertiban, kelancaran berlalulintas di jalan raya.

Dalam operasi yang diawali dengan gelar pasukan, Polres Lamsel menerjunkan 300 personel gabungan dari sejumlah unsur. Di antaranya dari Satuan Lalulintas (Satlantas), TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan.

AKBP Muhamad Syarhan menyebut, tujuan utama operasi untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas akibat kelalaian pengendara.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Muhamad Syarhan (kiri) -Foto: Henk Widi

Pada operasi yang akan digelar selama dua pekan tersebut personel akan melakukan pelaksanaan penegakan hukum dan pencegahan. Sasaran utama penegakan, di antaranya pengendara roda dua tidak memakai helm, tidak membawa SIM, tidak membawa surat kendaraan, menggunakan handphone saat berkendara.

Bagi pengendara mobil, diantaranya tidak memakai sabuk pengaman (safety belt), memakai strobi, sirine dan lampu rotari yang tidak sesuai penggunaannya.

“Sejumlah bentuk pelanggaran lain juga akan ditindak, terutama bagi pengendara yang berpotensi membahayakan keselamatan di jalan raya,” ungkap Muhamad Syarhan, di Kalianda, Kamis (29/8/2019).

Sejumlah pelanggaran yang bisa dikenai tilang, di antaranya berkendara dalam keadaan mabuk, mengemudi dengan kecepatan tinggi, tidak menggunakan helm SNI, berkendara di bawah umur.

Selain itu sejumlah sasaran pelanggaran akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah. Melalui operasi patuh Krakatau, ia berharap indeks kepatuhan masyarakat berlalulintas meningkat.

Ia mengimbau kepada masyarakat, agar mematuhi aturan berlalulintas. Terlebih di sejumlah titik ditetapkan sebagai Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), seperti di kota Kalianda.

Selama ini, dari catatan sejumlah kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh kelalaian pengendara. Sebagai upaya mencegah dan meminimalisi,r operasi patuh Krakatau 2019 diharapkan bisa mencapai tujuan tersebut.

Selain keberadaan jalan arteri, jalan lintas Sumatra dan jalan lintas timur di Lampung Selatan difungsikan sebagai jalan tol. Melalui operasi patuh Krakatau, pengendara diharapkan selalu mematuhi rambu rambu lalu lintas. Imbauan bagi pengguna jalan tol trans Sumatra yang masih minim rambu-rambu dan rest area, menjadi salah satu perhatian, agar pengendara lebih berhati-hati.

Meski kegiatan Operasi Patuh Krakatau 2019 dilakukan dengan tindakan penegakan hukum, Polres Lamsel mengedepankan tindakan preventif, dengan senyum, sapa dan salam, saat melaksanakan tugas. Sejumlah titik untuk pelaksanaan operasi akan diberi tanda peringatan, agar pengendara bisa mengetahui adanya operasi yang resmi dilakukan oleh Polres Lamsel.

Lihat juga...