Perluas Pemasaran UMKM, Dekranasda Gandeng Toko Jejaring Nasional
Editor: Mahadeva
PURBALINGGA – Pemkab Purbalingga bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Purbalingga menggandeng toko jejaring terkemuka untuk memperluas pemasaran produm UMKM di daerahnya.
“Komunikasi awal sudah kita lakukan dengan salah satu perusahaan e-commerce di Jakarta pada Juli lalu, kita juga meminta untuk diberi fasilitas khusus, dengan nama khusus pula, dan mereka sudah menyanggupi,” terang Ketua Dekranasda Purbalingga, Rizal Diansyah, Kamis (29/8/2019).
Saat ini, Dekranasda Purbalingga sedang mematangkan model platform yang akan ditampilkan. Dekranasda menggagas program Tuka-Tuku, yang berasal dari bahasa lokal Banyumasan yang berarti beli dan beli.

Dalam dunia bisnis, dibeli berulang-ulang atau repeat order merupakan penanda bahwa produk UMKM laku terjual. “Tuka-Tuku akan mendorong dan memfasilitasi para pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran terutama pasar online, nanti tampilannya bisa menjadi ‘Tuka-Tuku Produk UMKM Purbalingga’ di toko daring tersebut,” jelasnya.
Untuk mengembangkan program Tuka-Tuku, Pemkab Purbalingga memfasilitasi tampilan produk hasil UMKM di etalase digital. Pemkab juga menyediakan ruang pamer untuk pemasaran secara off line, serta menyediakan gudang penyimpanan produk.
“Pemkab juga memberi fasilitasi customer service yang dijalankan oleh Kampung Marketer, selanjutnya Pemkab juga memfasilitasi packing, branding dan mendekatkan jasa pengiriman,” kata Rizal.
Sementara dukungan dari perusahaan e-commerce, akan diberikan dalam bentuk fasilitasi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pelaku UMKM. Kegiatannya melalui workshop dan pelatihan, serta membangun komunitas-komunitas dan melakukan asistensi teknis pemasaran.
Produk yang bisa diikutsertakan adalah produk yang sudah memiliki izin, baik PIRT, IUMK, maupun izin lainnya. Berkaitan dengan branding produk UMKM, Tuka-Tuku juga menyediakan personel untuk membantu proses foto, editing dan pembuatan deskripsi produk.
“Nantinya, produk UMKM yang telah ada, dan masuk dalam program Tuka-Tuku ini, akan mendapatkan branding, marketing dan packing. Setelah itu dilanjutkan pada jasa pengiriman, sehingga produk tersebut sampai pada konsumen,” pungkasnya.