Majukan UMKM, Pemkot Bekasi Gandeng Lembaga Pendidikan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dalam rangka memajukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah Kota Patriot. Salah satu caranya dengan menggandeng lembaga perguruan tinggi yang ada di wilayah Kota Bekasi Jawa Barat.

“Kota Bekasi ini soko gurunya sangat ditunjang oleh usaha mikro. Oleh karenanya menjadi perhatian serius agar terus berkembang dan maju. Salah satunya menggandeng perguruan tinggi untuk memberi pelatihan,” ungkap Tri Adhianto, Selasa (9/7/2019).

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono – Foto: Muhammad Amin

Dikatakan, beberapa lembaga perguruan tinggi yang telah berkomitmen mendukung kemajuan UMKM di Kota Bekasi antara lain adalah London School of Public Relations (LSPR) Jakarta, Universita Udayana, dan Unisma 45.

Dia berharap, dengan melibatkan lembaga perguruan tinggi mampu memberikan pertumbuhan bagi pelaku ekonomi mikro di Bekasi. Perubahan dimaksud bahwa pelaku UMKM bisa mengikuti tren zaman dalam mengembangkan usaha.

“Lembaga perguruan tinggi dimaksud bisa melakukan pembinaan mulai dari kemasan, pemasaran hingga membentuk komunitas sendiri dalam memasarkan produk,” tukas Mas Tri, sapaannya.

Menurutnya, sesuai data terakhir, diketahui bahwa jumlah pelaku usaha mikro kecil menengah di Kota Bekasi mencapai 250 ribu pelaku. Data tersebut, terdaftar dan menjadi binaan Dinas UKM Kota Bekasi.

Diakuinya, bahwa pelaku UMKM di Kota Bekasi perkembangan levelnya meningkat, dari usaha kecil menengah (UKM) menjadi mikro. Hal tersebut setelah mengikuti pembinaan melalui berbagai program yang disediakan dalam rangka pemberdayaan UMKM.

Hal ini mengingat pentingnya peran UMKM di wilayah perkotaan dalam memperkuat perekonomian wilayah perkotaan.

“UMKM ini tumbuh berbasis masyarakat sehingga harapannya tentu dapat memberikan sumbangsih kepada pendapatan asli daerah (PAD),” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, mendorong pelaku UMKM berkembang ke ekspor barang jadi  atau end to end process. Pemerintah akan mendorong UMKM untuk lebih giat ekspor.

Ada empat jenis UMKM yaitu start up potensial, UMKM sukses yang sudah berani tampil dan punya pembukuan, UMKM sukses digital yang sudah mampu memasarkan produk secara online, serta UMKM potensi ekspor dengan produk kelas dunia.

Lihat juga...