Gubernur NTB Ingatkan Korban Gempa Manfaatkan Jadup
Editor: Koko Triarko
MATARAM – Setelah menerima pencairan dana jaminan hidup (Jadup), masyarakat korban gempa di Nusa Tenggara Barat diminta bisa memanfaatkan uang tersebut sesuai kebutuhan, dan tidak salah peruntukan.
Gubernur NTB, Zulkiflimansyah, mengatakan, pihaknya serius memperhatikan bantuan itu, meski terlambat, karena banyak persiapan administrasi dan selaku pemerintah daerah hanya sebagai saksi penyaluran yang tepat sesuai janji pemerintah Pusat.
Meski nilainya kecil, hanya Rp600 ribu setiap satu jiwa, tapi kali lima menjadi banyak. Saat ini, pihak BNI menyerahkan kartu ATM kepada mereka dan sudah bisa langsung diambil.

“Harus bisa kendalikan diri, jangan sampai uang Jadup dipergunakan untuk kebutuhan tidak produktif, seperti untuk membeli handphone, tapi gunakanlah untuk kebutuhan sehari-hari yang lebih produktif. Meski jumlahnya tidak seberapa,” kata Gubernur, di Mataram, Jumat (12/7/2019).
Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kemensos RI, Margowiyono, menekankan kepada penerima, agar bantuan itu dimanfaatkan denga baik, satu jiwa memperoleh Rp600 ribu, jika ada anggota keluarga enam orang tinggal dikalikan saja.
Pemberian buku rekening bantuan Jadup sudah jelas beserta uangnya. Kalau di buku rekening kosong, supaya segera disampaikan. Jangan sampai uang Rp11,4 miliar itu tidak ada dalam rekening, apalagi salah pemanfaatan.
Untuk diketahui, penyaluran Jadup tahap satu sebanyak 15.000, yang mencakup masyarakat korban gempa di wilayah Kota Mataram dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), tapi yang diundang hanya 200 orang sebagai perwakilan.