Berantas DBD, Warga Ogan Komering Ulu Diimbau Jalankan GIR1J
BATURAJA – Warga di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, diimbau menjalankan program Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (GIR1J), untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Program GIR1J ini diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan RI sejak 2015, untuk dilaksanakan seluruh masyarakat Indonesia termasuk di Kabupaten Ogan Komering Ulu,” kata Camat Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu, Lukmanul Hakim, Jumat (21/6/2019).
Menurutnya, meskipun program penanggulangan DBD sudah sering dilakukan oleh Dinas Kesehatan setempat. Jumlah penderita penyakit tersebut masih tetap tinggi. Sehingga perlu upaya penanganan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, seperti melalui pendekatan keluarga.
Melalui program GIR1J, dapat meningkatkan peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian DBD, melalui pembudayaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus.
Program GIR1J dilakukan dengan menunjuk salah seorang anggota keluarga, berperan menjadi jumantik rumah atau juru pemantau jentik nyamuk di rumah. Harapannya dapat mencegah nyamuk berkembang biak. “Tugas jumantik rumah ini mengamati dan membasmi jentik nyamuk yang ada di sekitar rumah tangga,” jelasnya.
Jumantik rumah bertugas memantau jentik nyamuk di beberapa rumah, di sekitar lingkungan rumah tinggalnya. Hal itu, guna memastikan tidak ada jentik nyamuk yang dapat menimbulkan penyakit DBD. “Saat ini di Ogan Komering Ulu sudah ada satu wilayah percontohan yang melaksanakan program GIR1J. Programnya diresmikan belum lama yaitu di RW 3 Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur,” jelasnya.
Dengan inisiasi di Kelurahan Kemelak Bindung Langit tersebut, harapannya akan berlanjut dan menyebar ke wilayah lain. Sehingga DBD di Kabupaten Ogan Komering Ulu dapat diberantas. “Mudah-mudahan program GIR1J ini dapat diikuti kecamatan lain di Kabupaten Ogan Komering Ulu, agar penyebaran penyakit DBD dapat ditekan sedini mungkin,” pungkasnya. (Ant)