Kunjungan ke Singapura, Anies Bahas Arah Pembangunan Jakarta
Editor: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengungkapkan, perjalanannya ke Singapura pada Kamis (2/5/2019) lalu adalah untuk membahas arah pembangunan DKI Jakarta. Sekaligus bertujuan untuk menghadiri konferensi internasional mengenai pembangunan kota.
Dia mengaku membahas pembangunan dan normalisasi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Singapura Lawrence Wong dan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan.
“Kami diskusi banyak hal tentang proses arah pembangunan, terutama mengantisipasi perubahan. Kemudian, kami berbicara tentang kegiatan yang sedang kami lakukan di Jakarta, misalnya renovasi Ragunan,” ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/5/2019).
Anies dan Lawrence juga berbincang terkait arah pembangunan Jakarta dan Singapura. Keduanya bertukar pikiran terkait program untuk mewujudkan kota yang layak huni.
“Kemudian kita juga bicara tentang beberapa kegiatan yang sedang kita lakukan di Jakarta, misalnya renovasi Ragunan, banyak mengenai arah pembangunan berkelanjutan, wawasan lingkungan hidup, membuat kota lebih liveable, dan program-program untuk daya topang lingkungan untuk kegiatan perkotaan. Singapura sudah melakukan banyak hal, kita juga sedang memulai,” ujar Anies.
Selain itu, dia dengan Lawrence juga membahas tentang wawasan lingkungan hidup, membuat kota menjadi liveable, serta program-program untuk daya topang lingkungan kegiatan perkotaan.
“Kami diskusi banyak hal tentang proses dan arah pembangunan terutama antisipasi perubahan bersama Lawrence,” katanya.
Selain dengan Lawrence, kata Anies, bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan untuk membahas arah perubahan dunia.
“Kami ngobrol banyak hal, diskusi tentang arah perubahan dunia. Kemudian, kami banyak tukar pikiran. Lalu, malam saya ada presentasi di kelompok diskusi. Kami membahas tentang masa depan kota, masa depan Jakarta, dan masa depan Singapura,” kata dia.
Menurut Anies, arah pembangunan itu merupakan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan dan peduli pada lingkungan hidup sehingga layak ditinggali oleh warganya. Dalam pertemuan ini, Anies membahas normalisasi.
“Kalau itu (normalisasi) sudah dilakukan dari tahun lalu. Kebetulan Vivian itu sebelumnya Menteri Lingkungan Hidup yang melakukan perubahan dari kanal-kanal beton menjadi sungai yang alami,” tutur Anies.
“Mereka melakukan proses naturalisasi itu yang memimpin pada waktu itu Vivian,” ujarnya menambahkan.
Anies menyebut, saat ini tim bentukan sudah bekerja bersama untuk melakukan naturalisasi sungai di Jakarta sebagai penanganan banjir. Naturalisasi ini disebut mencontoh yang dilakukan Singapura.
“Tim juga sudah bekerja bersama dan itu yang kita lakukan,” tutup Anies.