Korban Kebakaran di Padang Masih Membutuhkan Bantuan

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Terdapat 6 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban kebakaran di Cubadak Aia, Kuranji RT 04, RW 04, Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (25/5), kini masih tinggal di tenda pengungsian di momen bulan Ramadan.

Informasi di lapangan yang diperoleh, mereka masih membutuhkan bantuan dari berbagai pihak. Sebab kejadian kebakaran hebat itu menyebabkan mereka terancam kehilangan tempat tinggal, dan tidak ada barang yang bisa terselamatkan.

“Melalui koordinasi dinas kesehatan Kota Padang, kami telah turunkan beberapa orang petugas ke lapangan. Ini untuk memastikan 6 kk korban kebakaran di tenda pengungsian tak terserang penyakit,” sebut, Kepala Puskesmas Ambacang, Dr. Weni Fitria Nazulis, Rabu (29/5/2019) malam.

Ia mengatakan, kebakaran tersebut menyebabkan 22 jiwa terdampak, bahkan 1 orang penghuninya diantaranya sempat mengalami luka ringan, dan mendapatkan perawatan di Puskesmas pembantu yang ada di kecamatan Kuranji.

“Kemarin, kami juga telah salurkan berbagai bantuan untuk meringankan beban para korban kebakaran. Diantaranya sembako, pakaian, selimut dan air bersih, serta uang tunai,” jelasnya.

Untuk diketahui, kebakaran yang terjadi Minggu (25/5) sekitar pukul 12.10 WIB, di Jalan Cubadak Aia, Lubuk Lintah, Kuranji ini tak hanya menyebabkan dua rumah permanen hangus dilalap si jago merah.

Tidak hanya rumah, tiga sepeda motor juga hangus dilalap api ‎di lokasi kejadian. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun 6 kk terpaksa tinggal di tenda pengungsian. Keenam korban itu adalah, Maiyuni (65), Zola (30), Weri (35), Neli Raswita (48), Zaimir (64) dan Elyunetri (43).

“Kita menyampaikan terimakasih atas keoedulian berbagai pihak yang telah ikut menbantu kami yang menjadi korban kebakaran ini,” ungkap Elyunetri.

Sebelum petugas datang, warga sekita berusaha memadamkan api dengan dengan alat seadanya. Namun, usaha warga tidak berhasil karena api semakin besar dan melebar ke bangunan lainnya.

Tidak lama berselang lama enam unit armada kebakaran tiba di lokasi, sementara untuk kepolisian menjaga keamanan di sekitar lokasi dan mengatur lalulintas.

“Api berhasil kita padamkan sekitar satu jam lamanya. Setelah dipadamkan, kita langsung melakukan pendinginan di sekitar lokasi,” jelas Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Padang, Basril.

Ia mengatakan, setelah api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan, kepolisian langsung mengamankan lokasi kejadian, dengan memasang police line.

“Untuk penyebab kebakaran, masih ditangani pihak kepolisian. Sementara kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta,” ujar Basril.

Sementara Kapolsek Kuranji, AKP Armijon, mengatakan, setelah mendapatkan informasi adanya kebakaran di lokasi, pihaknya langsung menyiagakan beberapa petugas.

“Kita masih melakukan penyelidikan. Jadi, kita belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran ini,” pungkasnya.

Lihat juga...