1000 Warga di Lampung Manfaatkan Fasilitas Mudik Gratis

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

LAMPUNG – Sebanyak 1000 orang pemudik asal sejumlah kota di Lampung mendapat kesempatan mudik gratis.

Program mudik gratis tersebut diantaranya dilakukan melalui BUMN Mudik Bareng Idul Fitri 1440 H/2019.

Syarifudin, koordinator program BUMN Mudik Bareng menyebut kegiatan tersebut dilakukan oleh bank BRI kantor wilayah Lampung. Program tersebut diakuinya diperuntukkan bagi masyarakat yang akan mudik ke sejumlah kota di Pulau Jawa.

Syarifudin, koordinator sekaligus pemudik asal Lampung tujuan Solo, Jawa Tengah yang ikut program mudik gratis Bank BRI – Foto: Henk Widi

Syarifudin menyebut program mudik gratis diperuntukkan bagi sejumlah karyawan di lingkungan BRI dan mitra binaan. Selain itu sejumlah masyarakat kurang mampu dari sejumlah kantor cabang BRI diberi kesempatan ikut program mudik gratis.

Total sebanyak 20 bus diberangkatkan dari Bandarlampung pada Selasa (28/5) menggunakan akses Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki tujuan kota Solo, Yogyakarta dan sekitarnya.

Syarifudin menyebut program BUMN mudik gratis dengan bus dari pulau Sumatera merupakan kegiatan kedua kalinya. Berdasarkan jumlah kursi yang disiapkan untuk setiap bus sebanyak 50 kursi, program tersebut diikuti oleh sebanyak 1000 orang pemudik.

Ia bersama sejumlah pemudik dominan mengajak serta keluarga untuk pulang kampung dan berlebaran bersama keluarga. Selain gratis, fasilitas bus yang digunakan cukup nyaman dan perjalanan dilakukan melalui jalan tol.

“Program BUMN mudik bareng sangat membantu masyarakat yang akan pulang kampung sehingga alokasi dana untuk membeli tiket bisa digunakan untuk kebutuhan membeli oleh-oleh bagi keluarga kami di Jawa,” terang Syarifudin, salah satu koordinator BUMN mudik gratis saat ditemui Cendana News di dermaga pelabuhan Bakauheni, Selasa (28/5/2019).

Program tersebut diakui Syarifudin juga mengakomodir pemudik dari Lampung yang akan menuju ke Padang, Sumatera Barat dan sejumlah kota di Sumatera.

Fasilitas yang disediakan tersebut diakui Syarifudin dilakukan dengan tahap proses pendaftaran dua bulan sebelum pelaksanaan. Pendaftaran dilakukan di setiap kantor cabang BRI sehingga akan dikelompokkan sesuai dengan kota tujuan.

Syarifudin yang berasal dari BRI kantor cabang Teluk Betung merupakan karyawan bagian logistik. Ia mengajak serta istri dan dua anak yang memasuki liburan sekolah. Kegiatan mudik gratis sudah dilakukan dua kali meski ia baru mengikuti pertama kali.

Pada keikutsertaannya yang pertama kali ia hendak mengunjungi keluarga sang istri yang berada di Yogyakarta. Kesempatan mudik ke Yogyakarta juga sekaligus digunakan untuk persiapan sang anak yang diterima kuliah di salah satu perguruan tinggi.

“Libur lebaran kali ini sangat istimewa karena selain untuk berkunjung ke keluarga besar sekaligus persiapan anak melanjutkan pendidikan,” terang Syarifudin.

Kebutuhan untuk pendidikan serta keperluan hari raya diakuinya cukup terbantu dengan adanya mudik gratis. Sebab dengan asumsi tiket bus Lampung tujuan Yogyakarta seharga Rp500.000 per orang untuk sebanyak 4 orang ia bisa menghemat Rp2 juta.

Penghematan tersebut bisa dipergunakan untuk membeli kebutuhan lain selama lebaran Idul Fitri. Selain mendapat fasilitas gratis armada bus, peserta mudik gratis juga mendapatkan kaos, topi serta peralatan lain selama perjalanan.

Sejumlah kendaraan roda dua peserta mudik gratis turun dari KMP Batu Mandi di dermaga eksekutif Bakauheni, Lampung Selatan – Foto: Henk Widi

Selain fasilitas mudik gratis dengan bus melalui pelabuhan Bakauheni, kegiatan mudik gratis juga diberikan kepada pemudik motor.

Tercatat sebanyak 200 unit kendaraan dari sejumlah wilayah di Jakarta, Tangerang menyeberang dari pelabuhan Merak, Banten.

Kendaraan roda dua dalam kegiatan mudik gratis tersebut merupakan program dari PT. Bukit Asam. Pemudik motor tersebut diseberangkan menggunakan KMP Batu Mandi.

General Manager PT.ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Hasan Lessy menyebut dermaga eksekutif dilayani sebanyak empat kapal. Kapal eksekutif tersebut diantaranya KMP Sebuku, KMP Batu Mandi, KMP Portlink III dan KMP Portlink 0.

Pelayanan perjalanan kapal dengan waktu tempuh selama 1 jam. Sejumlah pemudik yang memilih pelayanan di dermaga eksekutif diakuinya mendapat pelayanan shuttle bus bagi penumpang pejalan kaki.

General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry cabang Bakauheni, Hasan Lessy (kanan) saat memantau persiapan dermaga eksekutif untuk angkutan lebaran – Foto: Henk Widi

“Memasuki H-8 sejumlah pemudik melalui pelabuhan Bakauheni sudah terlihat meningkat dibanding kondisi normal,” ujar Hasan Lessy.

Berdasarkan data angkutan penumpang, sejak sepekan sebelumnya terjadi lonjakan jumlah kendaraan roda dua. Kendaraan roda dua yang menyeberang melalui pelabuhan Bakauheni rata-rata 300 hingga 400 unit per hari.

Sementara jenis kendaraan bus rata-rata 100 hingga 200 bus per hari. Sementara jumlah penumpang pejalan kaki mencapai 1.500 hingga 2.500 orang per hari. Pelayanan arus mudik dan balik diakuinya masih dilayani sebanyak 27 hingga 28 kapal, sebanyak 92 trip per hari.

Lihat juga...