Rekonstruksi Rumah Korban Gempa Lombok Libatkan Babinsa

Editor: Satmoko Budi Santoso

MATARAM – Ratusan personel Babinsa dan Babinkamtibmas ikut dikerahkan untuk membantu mempercepat proses rekonstruksi dan rehabilitasi rumah masyarakat korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Ada penambahan personel TNI-Polri yang bertugas sebagai Babinsa dan Babinkamtibmas. Tenaga tambahan di luar tenaga fasilitator untuk membantu rehab rekonstruksi rumah masyarakat korban gempa,” kata Danrem 162 Wira Bhakti, Kolonel CZI, Ahmad Rizal Ramdhani, Sabtu (9/2/2019).

Dikatakan, jumlah Babinsa dan Babinkamtibmas yang akan diperbantukan mencapai 1.000 dan 500 orang di antaranya telah selesai melaksanakan Diklat. Jadi ada penambahan 1000 orang fasilitator sehingga total keseluruhan dengan fasilitator yang direkrut Pemprov NTB sebanyak 3.600.

Akan ada penambahan personel dari Pasukan Zeni Kostrad juga dan akan datang pada minggu ketiga bulan Februari.

Sebelumnya, Direktur Penanganan Pengungsi BNPB RI, Tavip Joko P, menyampaikan, sudah ada kesepakatan bersama untuk membuat laporan satu pintu di Posko BNPB bersama dengan TNI-Polri.

Dijelaskannya, perlu ada pengendalian dalam proses rehab rekonstruksi agar pekerjaan bisa berjalan lebih cepat dan ada jaminan bagi pengusaha atau aplikator untuk penerimaan dana. Setelah uang berada pada Pokmas khususnya untuk rumah yang rusak berat. Pada saat pencairan dana agar dikendalikan dan diketahui fasilitator serta PPK.

Bagi aplikator atau pengusaha yang sudah melakukan perjanjian agar membuat rekening di Bank BRI sesuai wilayah atau lokasi penanganan rehab rekonstruksi sehingga bisa dikontrol penggunaan dana sesuai dengan rencana kebutuhan.

Lihat juga...