KSU Derami Ambil Alih Senkudaya
Editor: Mahadeva
PADANG – Sentra Kulakan Posdaya (Senkudaya) sedang diaudit aset-nya. Koperasi Serba Usaha Dewantara Ranah Minang (KSU Derami) Padang, Sumatera Barat, menunggu hasil audit aset tersebut. Unit usaha dari koperasi yang didirikan oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi Sumatera Barat tersebut, pengelolaannya akan diambil oleh KSU Derami Padang.
Ketua KSU Derami Padang, Sayu Putu Ratniati, mengatakan, pembahasan tentang pengambilan alih Senkudaya dari unit usaha LKKS, sudah lama dibahas. Pembahasan dilakukan pihak Yayasan Damandiri. Di 2019 ini, rencana itu mulai berjalan. Kini Senkudaya yang ada di Jalan Ampang Kota Padang tersebut sudah dinyatakan tutup sementara waktu, karena beriringan dengan masa kontrak toko yang ditempati Senkudaya juga telah berakhir.
Setelah pengalihan pengelolaan Senkudaya ke KSU Derami, maka unit usaha di KSU Derami Padang akan bertambah. Senkudaya bergerak dibidang penjualan keperluan isi warung kelontong dan beberapa komoditas lain. Dengan demikian, secara otomatis Senkudaya dipindahkan ke kantor KSU Derami Padang yang ada di Jalan Sutomo Padang.
“Untuk membuka Senkudaya di kantor KSU Derami, tentu kita sediakan tempatnya. Sekarang kantor yang sebelumnya merupakan sewa tidak lagi begitu, dan Yayasan Damandiri telah membeli gedung ini. Jadi nantinya di sisi kiri gedung ini ada sebuah tempat yang bisa dijadikan tempat didirikannya Senkudaya,” tambahnya.
Senkudaya bisa memiliki peran dalam upaya pengembangan usaha Pos Pemerdayaan Keluarga (Posdaya). Setelah Senkudaya menjadi unit usaha dari KSU Derami, secara kebutuhan warung kelontong anggota Posdaya, akan dikelola oleh KSU Derami. Ayu menyebut, dahulu telah ada pendataan jumlah warung kelontong milik anggota Tabur Puja. Keberadaanya tersebar diseluruh Posdaya di Padang. Jumlahnya mencapai ratusan.
Sistem kerjasama Senkudaya dengan KSU Derami, kala itu, Posdaya akan menjadi mitra Senkudaya, dan sebagai distributor. Namun, rencana tersebut gagal di tengah jalan, karena adanya beberapa pihak yang masih ragu dengan kerjasama tersebut. “Nah rencana kita di KSU Derami ini, setelah nanti secara resmi Senkudaya dikelola KSU Derami, maka sistem atau rencana yang telah diatur sebelumnya bakal diterapkan. Dengan demikian, KSU Derami Padang akan memiliki aset sebuah kendaraan angkutan barang, untuk mengangkut belanjaan warung kelontong anggota Posdaya ke daerah-daerah di Padang,” ujarnya.
Ayu menilai, setelah pengelolaan Senkudaya ada di tangah KSU Derami Padang, maka dapat dipastikan geliat usaha warung kelotong anggota Posdaya akan tumbuh dengan baik. Harga-harga yang ditetapkan oleh KSU Derami direncanakan akan lebih murah, jika dibandingkan dengan harga toko-toko grosiran atau enceran lain. Tujuannya jelas, untuk membantu masyarakat mengembangkan usahan.
Direncanakan, Senkudaya di KSU Derami akan mulai beroperasi di 2020 mendatang. Hal itu mengingat toko yang kini masih mengontrak di samping kantor KSU Derami Padang, masih ada kontrak hingga akhir tahun nanti. Artinya, setelah masa kontrak berakhir, maka toko itu akan menjadi tempatnya Senkudaya.
“Kita di KSU Derami tentu sangat senang jika nanti ada unit usaha baru yakni Senkudaya. Selama ini, di KSU Derami unit usaha yang dimiliki hanyalah Tabur Puja yang memberikan pinjaman modal usaha kepada keluarga yang kurang mampu. Jadi, setelah unit usaha bertambah akan semakin banyak pula KSU Derami bisa membantu masyarakat di Kota Padang ini,” tegasnya.
Penambahan unit usaha itu, merupakan cita-cita KSU Derami, agar dapat terus berkembang. Dengan berkembangnya koperasi tersebut, maka KSU Derami akan semakin membantu masyarakat di Kota Padang. Masyarakat akan merasakan dampaknya. “Kini, kita tunggu dahulu yang kata penanggungjawabnya Senkudaya masih dalam audit aset. Nanti akan ada serah terimanya ke KSU Derami Padang,” pungkasnya.