Merapi Park di Sleman Ramai Dikunjungi Wisatawan
Editor: Koko Triarko
YOGYAKARTA – Merapi Park di kawasan lereng Gunung Merapi, menjadi pilihan warga maupun wisatawan untuk menghabiskan waktu liburan di Yogyakarta, pada tahun baru ini. Ribuan warga nampak memadati kawasan wisata yang terletak bersebelahan dengan Museum Gunung Merapi ini, sejak pagi.
Berlokasi di Desa Hargobinangun, Pakem, Sleman, Merapi Park merupakan lokasi wisata keluarga terbaru yang menawarkan sejumlah landmark wisata terkenal di dunia. Sejumlah miniatur bangunan landmark dunia, seperti menara Eifel Paris, jam Big Band di London, hingga menara Pisa di Italia terdapat di sini.

Dikonsep serupa taman, di kawasan wisata Merapi Park ini wisatawan dapat menikmati suasana sejuk khas pegunungan, dengan berbagai macam bunga, seperti anggrek, krisan, dahlia, dan banyak lagi, yang ditanam pihak pengelola.
Hanya dengan membayar tiket masuk Rp20.000 per orang, wisatawan dapat berfoto sepuasnya.
Beragam fasilitas telah disiapkan pihak pengelola demi kenyamanan pengunjung. Mulai dari puluhan bangku taman, gezebo, toilet, mushola, gardu pandang, hingga cafe dan food court.
Saat cuaca cerah, pengunjung juga dapat menyaksikan gagahnya gunung Merapi yang berada di sisi sebelah utara kawasan Merapi Park ini.
Salah seorang pengunjung, asal Kudus, Jawa Tengah, Sriyati, mengaku sengaja datang ke tempat wisata ini untuk menikmati liburan keluarga.
Datang bersama 17 anggota keluarga dan rekan, ia mengaku memilih tempat ini karena tertarik dan penasaran akan sejumlah foto yang didapatkan di media sosial terkait Merapi Park.
“Baru pertama kali ini ke sini. Awalnya hanya lihat di medsos, kok bagus. Akhirnya memutuskan ke sini,” katanya, Selasa (1/1/2019).
Pengunjung lainnya, Sukarni mengaku memilih mengunjungi Merapi Park untuk menghabiskan waktu liburan tahun baru, karena menghindari wisata pantai.
Pascakejadian tsunami Selat Sunda, beberapa waktu lalu, ia mengaku takut jika harus berlibur ke pantai. Terlebih, BMKG juga mengeluarkan peringatan sedang adanya gelombang tinggi di pantai selatan pulau Jawa.
“Kalau ke pantai takut ada tsunami atau gelombang tinggi. Makanya, memilih ke sini. Walaupun di sini sebenarnya juga dekat dengan Gunung Merapi yang sedang aktif. Tapi lebih merasa aman di sini, karena statusnya juga masih waspada,” katanya.