Atalanta Akhiri Dominasi Juventus, Fiorentina Cukur AS Roma
Editor: Makmun Hidayat
BERGAMO — Atalanta menyudahi dominasi Juventus di Coppa Italia. Atalanta menyingkirkan La Vecchia Signora di babak perempat final dengan kemenangan telak 3-0. Hasil ini cukup ironis bagi Juventus yang belum lama ini mengangkat trofi Supercoppa di Riyadh.
Tapi Atalanta memang menjadi batu sandungan bagi Juventus. Saat kedua tim bentrok di ajang Serie A pada 26 Desember lalu, Juventus harus puas berbagi angka setelah laga berakhir imbang 2-2. Hasil itu membuat Bergamo menjadi satu dari dua venue di mana Juventus gagal meraih kemenangan musim ini.
Juventus langsung mendapat tekanan di awal. Giorgio Chiellino dipaksa melakukan tackle untuk menghentikan Duvan Zapata dan Wojciech Szczny dipaksa bekerja keras menjaga gawangnya agar tidak kebobolan.
Kedua tim yang sama-sama kehilangan pemain kunci terus mencoba memecah kebuntuan. Namun tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan di menit 37 melalui Timothy Castagne. Tembakannya ke tiang jauh mengantar Atalanta leading 1-0.
Dua menit kemudian, Juventus kembali kebobolan. Kali ini giliran Duvan Zapata yang mencatatkan namanya di papan skor. Sentuhan akhir yang cukup presisi dari Zapata menambah golnya menjadi 16 dari 10 laga. Derita Juventus belum berakhir setelah sang pelatih Max Allegri ikut diusir wasit karena protes berlebih.
Juventus masih memiliki peluang melalui eksekusi bola mati dari Ronaldo dan Paulo Dybala, namun sayang keduanya gagal. Enggan menyerah, Bianconeri kembali fight di babak kedua. Tapi dewi fortuna sedang menjauh dan Atalanta kembali mencetak gol ketiga melalui Zapata di menit 86.
Atalanta berhak ke semifinal menantang Fiorentina yang di laga sebelumnya mencukur AS Roma dengan skor 71. Fiorentina sudah unggul saat laga berjalan tujuh menit. Federico Chiesa mencetak gol pembuka ditambah gol keduanya selang 11 menit. Aleksander Kolarov membuka harapan Roma setelah memperkecil ketinggalan di menit 28.
Fiorentina yang tengah onfire kembali menambah gol di menit 33 melalui Luis Muriel. Marco Benassi membuat Fiorentina unggul 4-0 di menit 66. Federico Chiesa mencetak hattrick di menit 74, atau dua menit setelah AS Roma kehilangan Edin Dzeko yang diganjar kartu merah.
Lima menit kemudian, gol keenam Fiorentina lahir melalui Giovanni Simeone. Simeone mencatatkan namanya di papan skor untuk kedua kali satu menit jelang bubar dan memastikan kemenangan telak Fiorentina dengan skor 7-1.