Sukses Sumber Daya Laut, Bumdes Bangsring Kantongi Omset Rp800 Juta

Ilustrasi BUMDes - Foto Istimewa

BIAK – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bangsring Banyuwangi, Jawa Timur, sukses mengelola potensi sumber daya laut di daerahnya. Bumdes tersebut, kini memiliki omset Rp800 juta hingga Rp1 miliar.

Diharapkan, manajemen pengelolaan usaha yang dilakukan Bangsring, dapat diadopsi pemerintah kampung di Kabupaten Biak Numfor. “Keterlibatan bersama masyarakat lokal dalam mengelola potensi sumber daya kelautan di desanya, menjadi kunci sukses pengelolaan Bumdes Bangsring,” kata Ketua Bumdes Bangsring Banyuwangi, Sukirno, di sela-sela festival Ikan di Biak Numfor, Selasa (20/11/2018).

Sukirno menyebut, potensi sumber daya alam kelautan di Kabupaten Biak Numfor, ada kesamaan dengan kondisi geografis yang dimiliki Desa Bangsring Banyuwangi. Perlu adanya keterbukaan dalam pengelolaan program di Bumdes dengan masyarakat. Sehingga, ada hubungan saling mendukung dalam pelaksanaan program, seperti pemasaran wisata bahari. Saat ini, dengan manajemen pengelolaan yang dilakukan, pendapatan masyarakat Desa Bangsring Banyuwangi, dari usaha Bumdes paling rendah Rp150 ribu/hari.

Sukirno berharap, dengan berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang pengelolaan Bumdes kelautan di Kampung Binyeri Distrik Yendidori, dapat menjadi daya tarik warga setempat, untuk senantiasa bersama menjaga perairan laut, sebagai sumber ekonomi masyarakat kampung.

Kedatangan Manajer Bumdes Bangsring Banyuwangi Sukirno ke Kabupaten Biak Numfor, dalam rangka menghadiri kegiatan festival ikan, yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) bekerjasama dengan Pemkab Biak Numfor. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Biak Numfor, dari 257 kampung di daerah tersebut, masih belum ada yang membentuk Bumdes sebagai lembaga penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat di berbagai kampung. (Ant)

Lihat juga...