Pacu Kinerja Polisi, Anies Resmikan Rusun Promoter Polri
Editor: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersama Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Idham Azis, meresmikan Rumah Susun (rusun) Promoter Polri. Khusus untuk hunian anggota Polres Jakarta Barat di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (28/11/2018).
Rusun ini hanya didirikan satu tower, memliki 17 lantai dan dibagi menjadi 255 unit.
“Kita bersyukur, salah satu ikon kerja sama kita, yaitu penyediaan hunian untuk kepolisian yang bertugas di Polda Metro Jaya, tuntas hari ini,” ucap Anies di lokasi.
Anies mengatakan, pihaknya akan terus membantu seluruh elemen masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan perumahan termasuk bagi polisi.
“Insyaallah semua tuntas. Kita ingin masyarakat yang bekerja di Jakarta terfasilitasi dengan baik,” katanya.
Kemudian dengan dibangunnya rusun ini, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini, mengatakan, penyediaan fasilitas bagi anggota polisi agar mereka bisa lebih tenang bertugas. Tanpa harus repot memikirkan tempat tinggal. Dengan begitu, Anies meyakini, anggota Polri akan lebih fokus dalam melaksanakan tugas.
“Kita menginginkan agar semua aparat yang bekerja, bertugas mengabdi dengan baik di jajaran pemerintahan. Baik di Polri, baik di TNI. Hidup dan bekerja dengan tenang. Bila kita mengharap mereka bekerja dengan tenang di lapangan, maka rumahnya pun harus tenang dan nyaman. Itu wajib,” tuturnya.
Anies juga mengatakan, agar selalu giat bergotong royong, bagi semua penghuni Rusun Promoter Polri. Sebab, kata dia, lazimnya penghuni rusun, saat ini bisa tidak acuh terhadap sesama penghuni, sehingga gotong royong tak pernah terjalin.
“Tadi sudah disampaikan oleh Kapolda agar semua ketaatan dan kedisiplinan muncul di sini. Suasana rumah susun tersebut tampak keguyuban dan gotong royong. Karena ada kecenderungan yang tinggal di rumah susun, belum tentu terbangun suasana guyub dan gotong royong,” pungkasnya.
Anies berharap, sinergi antara Polri dan Pemprov DKI semakin lengket dengan adanya kerja sama tersebut. Anies memastikan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan Polri, mewujudkan hunian yang layak dan nyaman bagi anggota Polri lainnya.
“Kita pastikan, kita akan terus bekerja sama memastikan fasilitas-fasilitas di Ibu Kota adalah fasilitas yang baik. Mereka bisa bertugas dengan baik di Ibu Kota ini. Kita akan dukung terus di tempat lain, bila diperlukan Polri,” tuntasnya.
Sementara itu, Idham mengapresiasi Pemprov DKI yang sudah berpartisipasi dalam pembangunan Rusun Promoter Polri. Dia meminta agar rusun ini dapat terus dijaga dan menjadi percontohan bagi rusun lainnya di Jakarta.
“Selaku Kapolda DKI Jakarta saya sangat mengapresiasi, saya berterima kasih kepada Pak Gubernur dan Pemprov DKI atas inisiasi mewujudkan perumahan. Oleh karena itu, saya minta rusun ini harus terjaga,” kata Idham.
Kemudian Idham mengingatkan Kapolres Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi, agar hunian ditempati oleh anggota Polri aktif. Jika penghuninya sudah purna tugas, pihak yang bersangkutan diminta mengembalikan hunian kepada Polri sebagai pengelola.
“Saya ingatkan bahwa rusun ini hanya untuk anggota yang masih aktif,” tuturnya.
Rusun Promoter Polri ini dibangun sejak April 2015. Anggota Polri yang layak menghuni rusun tersebut adalah bintara dan perwira yang menjadi supervisor di lapangan. Pemanfaatan rusun ini berlaku hingga pensiun. Setelah memasuki 6 bulan pascapenisun, maka anggota polisi harus sudah mengosongkan rusun.