Bebaskan Ekspresi, Pacu Siswa Aktualisasikan Diri

Editor: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Terkenalnya Dian Sorowea, siswi Sekolah Menengah Atas Swasta Katolik (SMASK) Bhaktyarsa Maumere dengan lagu Karnaku Sayang dan sering tampil di media cetak, elektronik maupun media online, membuat nama almamaternya ikut melambung.

“Saat dirinya kembali dari Jakarta diundang tampil di sebuah televisi nasional kami menjemput di Bandara Frans Seda Maumere dan mengarak keliling Kota Maumere,” sebut Kepala Sekolah SMASK Bhaktyarsa Maumere, Suster Marcelina Lidi, SSpS, Sabtu (17/11/2018).

Sebagai kepala sekolah, Suster Marcelina bersama segenap guru dan para siswa datang menjemput sebab pihak sekolah juga ingin mengangkat Dian mewakili simbol orang-orang susah dan sederhana.

Suster Marcelina Lidi, SSpS, Kepala Sekolah SMASK Bhaktyarsa Maumere. Foto: Ebed de Rosary

“Dampak dari terkenalnya Dian, membuat sekolah kami menjadi percaya diri bahwa kami dipilih Allah untuk menjadi rekan kerja. Tetapi kami tetap bekerja dalam diam,” ungkapnya.

Untuk mensyukuri raihan prestasi sekolah yang mendapat akreditasi A unggul, lanjut Suster Marcelina, sekolahnya akan membuat acara misa syukur besar-besaran pada 14 Desember. Saat itu juga Dian merayakan ulang tahun.

“Kebetulan saat itu ulang tahun Dian sehingga kami juga akan memberikan piala dan beasiswa serta membebaskan uang sekolah satu semester kepadanya. Dirinya bisa menjadi contoh dan teladan bagi siswa lainnya,” sebutnya.

Bagi Suster Marcelina, di sekolah ini, semua anak hebat, sehingga semua anak harus sering tampil. Sebab ketika sering tampil dan kemampuannya secara alamiah terpoles, maka itu sejatinya bagian dari proses kreatif.

“Semua siswa diberikan kesempatan yang sama untuk mengasah bakat dan keterampilan yang dimiliki. Sekolah selalu mendorong dan menyemangati agar semua siswa selalu berusaha menjadi yang terbaik,” ucapnya.

Terkenalnya Dian, membuat siswa di SMASK Bhaktyarsa termotivasi memanfaatkan media sosial sebaik mungkin. Juga para siswa selalu mengasah kemampuan yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap insan manusia.

“Kami juga membuat album rohani dan sudah volume kedua. Ini juga untuk mengasah kemampuan anak-anak di bidang tarik suara. Kami terus bekerja dalam diam, mengkaji dan selalu melakukan evaluasi untuk menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Di SMASK Bhaktyarsa, semua siswa dilatih untuk tidak memberikan reaksi ketika setiap orang berbuat salah. Ini penting sebab pertama, ketika kita memberikan reaksi seolah-olah diri kita sempurna dan kedua ketika kita bereaksi, orang yang berbuat salah bisa tertekan.

“Kalau kita mau mengubah mentalitas orang, maka ini harus diterapkan. Di Flores budaya kita ketika anak berbuat salah langsung dimarahi. Saat ada tamu saja, anak tidak boleh ada di ruang tamu. Padahal anak kecil kan tidak tahu. Anak tidak mengganggu, kita saja orang tua yang merasa terganggu,” tegasnya.

Anak-anak Flores dan NTT merupakan anak cerdas dan berpotensi, tandas Suster Marcelina, tetapi bagaimana orang tua, pendidik dan pemerintah tetap membaktikan diri untuk menjadi sahabat bagi anak dan mengakomodir mereka.

“Saat berbicara di televisi banyak yang mengatakan, Dian berbicara tenang dan dewasa. Bagi kami itu hal biasa. Di sekolah ini, semua siswa diberikan kebebasan untuk berekspresi, mengaktualisasikan diri mereka,” terangnya.

Dian Sorowea, siswi SMASK Bhaktyarsa Maumere, saat ditanya secara tegas mengatakan, dirinya mendapat banyak pelajaran penting soal bagaimana harus berusaha meraih mimpi.

“Kami dididik untuk mengasah bakat dan kemampuan sesuai dengan apa yang kami inginkan. Para guru tidak mendikte dan hanya memberikan masukan saja kepada kami,” sebutnya.

Ini yang membuat Dian merasa bebas berekspresi dalam bermusik bersama teman-teman band di sekolah tersebut. Pihak sekolah pun selalu memberikan dukungan bila pihaknya tampil di berbagai ajang di luar sekolah.

“Support yang diberikan tentunya akan membantu kami berbuat yang terbaik dan mengharumkan nama sekolah. Ini yang saya rasakan. Dukungan dari pihak sekolah sangat penting bagi kami,” pungkasnya.

Lihat juga...