Pertamina Kirim 5.040 Tabung LPG 3 Kg ke Palu
Redaktur: ME. Bijo Dirajo
BALIKPAPAN — Mendukung upaya pemulihan di lokasi bencana gempa Sulawesi Tengah, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan kembali mengirimkan 5.020 tabung elpiji ukuran 3 Kilogram. Pengiriman dilakukan menggunakan kapal Landing Craft Tank (LCT) dari Pelabuhan Somber Balikpapan.

Region Manager Comm. & CSR Pertamina Kalimantan, Yudi Nugraha menjelaskan, saat ini yang menjadi fokus adalah normalisasi penyaluran BBM dan LPG di lokasi bencana.
“Kami di Balikpapan coba untuk mempercepat normalisasi penyaluran dengan mengirimkan BBM, LPG hingga tenaga operator,” terangnya Senin (15/10/2018).
Dijelaskan, sebagai lokasi dengan kemudahan akses ke Palu, Balikpapan dijadikan sentra pengiriman bantuan, tidak hanya bagi satgas yang dibentuk oleh Pemerintah namun juga Pertamina secara nasional.
“Setelah melintasi Selat Makassar kurang lebih 230 Mil dengan waktu tempuh 46 jam, akhirnya LCT yang juga bertugas pada pengiriman tiba di Kota Palu,” tandasnya.
Menurut Yudi, dukungan yang dikirimkan diharapkan dapat memberikan ketenangan kepada warga Palu dan titik lokasi bencana lainnya. Bahkan ke depannya, Pertamina MOR VI telah merencanakan pengiriman dengan jumlah yang sama dan disalurkan melalui operasi pasar di beberapa titik.
“Satgas Peduli Sulteng di Balikpapan tetap ON menunggu arahan dari tim di lapangan. Selain dukungan terhadap aspek operasional, Pertamina Refinery Unit (RU) V juga mengirimkan dua orang pekerja yang ahli di bidang penyelamatan untuk bergabung dengan tim rescue setempat,” imbuhnya.
Yudi menambahkan 4 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kota Palu saat ini telah beroperasi secara normal. Ke empat SPPBE tersebut yakni, Muhsans Putra Arba Mandiri, Prima Sentosa Alam Lestari, Gema Palu dan SPPEK Putra Argam Mandiri dengan area penyaluran di antaranya Palu, Donggala, dan Sigi serta wilayah sekitarnya seperti Parigi Moutong dan Poso. [Ant]