Pemkot Balipapan Cari Investor Untuk Klub Persiba

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Kegagalan tim sepak bola Persiba Balikpapan memenuhi target kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional, berbuntut panjang. Para pengurus dan manajemen tim berjuluk Beruang Madu itu berencana menyerahkan klub itu ke pemerintah setempat.
Namun, persoalan tak berhenti di situ. Tim yang dikelola PT Persiba Beriman itu juga berutang kepada Ketua Umumnya sendiri, Syahril HM Taher. Nilainya tak tanggung-tanggung, Rp25,3 miliar.
Menanggapi sengkarut tim kebanggan masyarakat ini, Wali kota Balikpapan, Rizal Effendi, tengah mencarikan jalan keluar.
“Pemerintah Kota Balikpapan sedang menyiapkan skema bagi investor yang berminat mengelola Persiba Balikpapan,” kata Rizal Effendi, Senin (22/10/2018).
Mantan wartawan itu mengaku, telah mendengar rencana pengurus Persiba mengembalikan pengelolaan tim asuhan Haryadi itu ke pemerintah.
“Sudah ada beberapa investor yang menyatakan berminat. Ada dua atau tiga, tetapi masih kami pikirkan dulu. Banyak pertimbangan. Termasuk seperti apa skema kerja samanya,” kata Rizal Effendi.
Ia mengklaim, beberapa pihak sedang menjajaki kemungkinan pengambilalihan Persiba. Rizal kembali berujar, pemerintah akan membuka ruang negosiasi setelah bertemu kembali dengan manajemen Persiba membicarakan skema pengelolaan.
Pemerintah Balikpapan akan menjadikan masukan para pengurus Persiba, sebagai pertimbangan utama dalam memilih mitra yang akan menangani tim itu.
“Jika memang pada akhirnya dilepas, harus diperjelas skema pelunasan utang PT Persiba Beriman,” katanya.
Setelah skema pengelolaan disepakati, pemerintah daerah akan mengumumkan langkah kongkrit untuk Persiba. “Termasuk membuka ruang bagi pihak pihak yang ingin terlibat,” katanya.
Tak hanya gagal naik kasta, musim ini Persiba Balikpapan terseok-seok untuk dapat bertahan di Liga 2. Manajemen berulangkali merombak taktisian untuk sekadar finis di posisi 8. Terakhir, tim ini ditukangi Haryadi yang sebelumnya menjadi Asisten Pelatih.
Lihat juga...