Pameran Alutsista Digelar Tiga Hari di Papua
JAYAPURA — Kodam XVII/Cenderawasih menggelar pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista) selama tiga hari yakni 5-7 Oktober 2018, di halaman Kantor Gubernur Papua, di Jayapura, guna menyemarakkan HUT ke-73 TNI.
Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf J Binsar P Sianipar di sela-sela pembukaan pameran alutsista, mengatakan pameran itu juga merupakan bagian dari pertanggungjawaban TNI kepada rakyat terkait penggunaan anggaran untuk pembelian peralatan yang digunakan.
“Selain untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bagaimana kemajuan alutsista TNI sampai dengan sekarang, pameran ini juga merupakan pertanggungjawaban anggaran-anggaran yang diberikan kepada TNI selama ini, khususnya yang ada di Papua,” katanya, Jumat (5/10/2018).
Danrem yang didampingi Wadan Lantamal X Jayapura Kolonel Laut (P) Antonius Yunianto Giarsiwi dan sejumlah pejabat Korem 172 dan Kodam XVII/Cenderawasih itu juga mengatakan bahwa pameran tersebut untuk menjeaskan kepada rakyat bagaimana peran TNI di Papua.
“Jadi, setiap stan yang ada inikan ada pendamping yang akan menjelaskan apa peran penting dari tiap satuan dan manfaat bagi masyarakat Papua,” katanya.
Disinggung soal kondisi alutsista yang ada di Papua, Binsar sapaan akrab Danrem 172/PWY mengatakan secara umum cukup bagus.
“Kondisi sampai saat ini saya nilai masih cukup bagus, bahkan ada beberapa alutsista yang tergolong baru, ada yang 2014 dan 2015, secara umum siap operasional,” kata alumnus Akmil 1993.
Mantan Danmentar Akmil dan Asops Danjen Kopasus itu juga menambahkan bahwa tentunya alutsista yang ada tersebut perlu ditambah sesuai dengan kebutuhan seperti alat-alat untuk perorangan dan senjata lainnya, termasuk untuk pesoalan alat angkut personil untuk di daerah perbatasan.
“Kalau yang di perbatasan saat ini yang menjadi permasalahan kita adalah alat angkut untuk menjangkau ke titik-titik terluar tersebut, helikopter atau alat angkut lainnya, itu butuh proses yang sangat panjang. Kita banyak sekali titik-titik yang harus kita duduki tapi belum memadai alat angkut, sementara alat angkut kita di Papua masih minimlah,” kata Binsar yang sudah mengenyam Sesko TNI pada 2016.
Senada dengan Binsar, Kolonel Laut (P) Antonius Yunianto Giarsiwi mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam pameran tersebut sama halnya dengan penjelasan dari Danrem 172/PWY Kolonel Inf J Binsar P Sianipar.
“Seperti yang sudah dijelaskan oleh Danrem tadi, bahwa kita ingin animo masyarakat untuk masuk ke TNI AL itu meningkat, karena dulu itu kurang, tahun 2017 saja kurang sekali,” katanya.
Hal inilah, kata dia, keterlibatan Lantamal X Jayapura dalam pameran alutsista pada puncak perayaan HUT TNI ke 73 ikut di halaman kantor gubernur Papua perlu dilakukan.
“Animo remaja yang kenal TNI AL kurang, apalagi yang ingin jadi anggota, mereka lebih banyak ke angkatan darat atau polisi, karena ada pusat latihannya disini. Sementara kami memang kurang jemput bola, padahal penerimaan cukup tersedia dengan alokasi tujuh kursi dan animo 30, tapi tahun ini meningkat sekali,” katanya.
Pada momentum ini, Antonius sapaan akrabnya berharap agar pemerintah pusat dalam hal ini Mabes TNI AL bisa menambah kouta penerimaan bagi sekolah dalam tiap tingkatan, baik tamtama, bintara hingga perwira.
“Karena animo remaja Papua untuk tes TNI kali ini meningkat delapan hingga 10 kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga kami benar-benar memilih yang terbaik dan pameran ini salah satu tujuannya adalah untuk mengenalkan TNI AL kepada masyarakat,” katanya.
Pantauan Antara di lapangan, ada sejumlah stan yang memamerkan alat disertai penjelasan fungsi dan peran dari satuan yang dimaksud, seperti stan gabungan dari satuan tugas pengamanan perbatasan sektor utara yakni dari Yonif PR 501 Kostrad, Yonif 644/WLS dan Yonif 121/MK.
Di stan gabungan ini terlihat banyak warga dan pelajar mengunjunginya karena merasa unik dengan miniatur pembangkit listrik tenaga mikor hidro, dan ingin mencoba memanah pada sasaran yang ada di stan tersebut, yang menawarkan hadiah berupa topi dan gantungan kunci jika pengunjung berhasil memanah sasaran. (Ant)