BPPD Kota Bekasi Kirim Personel Bantu Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

Kepala Rehabilitas Rekonstruksi BPPD Kota Bekasi, Edy Sukamto. Foto: Muhammad Amin

BEKASI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Kota Bekasi, mengirim sepuluh orang personel ke Karawang untuk diperbantukan melakukan evakuasi korban pesawat Lion Air JT-610, yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Kepala Rehabilitas Rekonstruksi BPPD Kota Bekasi, Edy Sukamto mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan BPPD Kabupaten Karawang.

“Sepuluh personel yang dikirim meliputi, lima orang ahli evakuasi yang sudah mendapat pelatihan dari Basarnas, dan lima orang ahli dapur umum. Mereka nanti akan bergabung dengan tim yang sudah ada untuk membantu proses evakuasi,” tegas Sukamto, Selasa (30/10/2018).

Dikatakan, pihaknya juga memberi bantuan satu unit perahu dan mesin untuk digunakan melakukan pencarian. Jika dirasa kurang, maka pihaknya akan mengirim tambahan.

“Kami juga sudah mengirim satu orang ke sana untuk mengetahui kekurangan yang ada di lapangan seperti kebutuhan logistik dan lainnya,”paparnya.

Ditambahkan, dari informasi beredar, ada empat warga Kota Bekasi yang jadi korban, namun baru satu yang dapat dipastikan.

“Satu warga Kota Bekasi, anak mantan Kabid di Bappeda Pemkot Bekasi. Korban diketahui adalah Pegawai Kantor Pos di Pangkal Pinang, dan akan kembali ke sana dari rumah orang tuanya di Jatikramat Kota Bekasi,” jelas Sukamto.

Sementara tiga korban lainnya belum didapatkan informasi resminya. Pihaknya akan mengkoordinasikan dengan Crisis Center di Halim dan RS Polri guna mencari kepastian berapa jumlah warga Kota Bekasi yang menjadi korban musibah Lion Air Jt-610.

Lihat juga...