Tumbuhkan Ekonomi, Pemkab Seruyan Bentuk Badan Usaha Pelabuhan

Ilustrasi - Dok CDN

KUALA PEMBUANG  – Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) akan membentuk Badan Usaha Pelabuhan (BUP) untuk mengelola Pelabuhan Samudera Teluk Segintung.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Seruyan, Tuhas Bandrang, di Kuala Pembuang, Sabtu, mengatakan, pembentukan BUP sudah memasuki tahap penyusunan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang akan menjadi dasar dibentuknya BUP.

“Raperda pembentukan BUP sudah disusun, dan akan segera diajukan ke DPRD untuk dilakukan pembahasan,” katanya.

Tuhas menjelaskan, BUP bertugas untuk melakukan pemeliharaan dan menyiapkan fasilitas yang memadai untuk menunjang operasional Pelabuhan Segintung.

Kemudian, BUP juga bertugas menyusun perencanaan pelayanan kapal, barang dan penumpang, serta melaksanakan pelayanan kapal, barang dan penumpang sesuai standar yang telah ditetapkan dan sistem dan prosedur yang berlaku.

“BUP juga akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam memberi pelayanan, monitoring dan pengendalian lingkungan pelabuhan,” katanya.

Sementara, Penjabat Bupati Seruyan, Muhammad Hatta mendukung agar Pelabuhan Segintung yang berada 21 kilometer dari Kota Kuala Pembuang dapat sepenuhnya dikelola oleh pemerintah daerah melalui BUP.

“Lebih baik Pelabuhan Segintung dikelola daerah, supaya Pemkab Seruyan dapat memperoleh pemasukan berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari usaha pelabuhan yang dibentuk,” katanya.

Menurutnya, Pelabuhan Segintung yang telah menghabiskan anggaran pembangunan ratusan miliar bakal menjadi aset potensial dan memiliki peran penting dalam dunia investasi serta mendorong pengembangan perekonomian di Kalteng, khususnya di Seruyan.

Sesuai dengan rencana, Pelabuhan Segintung yang berada di Kecamatan Seruyan Hilir akan dikembangkan menjadi kawasan industri dan kawasan strategis lainnya di Kalteng.

Pelabuhan Segintung dengan letaknya yang strategis langsung mengarah ke Laut Jawa serta memiliki keunggulan jarak pelayarannya terdekat ke Pulau Jawa dapat mendorong keluar masuk arus barang di Kalteng menjadi lebih cepat.

“Itu nanti tentunya akan memicu pertumbuhan serta perkembangan ekonomi di wilayah Kalteng khususnya untuk wilayah Seruyan,” katanya. (Ant)

Lihat juga...