Mendes PDTT Tinjau Padat Karya di Grobogan

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo - Foto: Dok. CDN

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo meninjau Padat Karya Tunai (PKT) pembangunan talud jalan di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Kemendes, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (16/9/2018), meminta kepada para kepala desa agar bisa memberdayakan ekonomi desa, salah satunya membangun talud jalan yang berfungsi sebagai penahan longsor sehingga akses ekonomi melalui jalan itu lebih aman.

“PKT di sini kata Pak Jokowi sudah bagus. Tadi Pak Jokowi nanya, berapa dibayar pekerjanya, tadi Rp70 ribu ya. Tukangnya dibayar Rp 90ribu sesuai UMP di sini. Dan dibayar harian setiap hari, setiap sore,” tutur Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo usai meninjau PKT di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (15/9).

Pada tahun 2018, Desa Tambirejo mendapatkan dana desa sebesar Rp 829.597.000. Melalui hasil musyawarah desa, dengan menggunakan anggaran dana desa 2018 tahap II sebesar Rp50 juta, dibangunlah talud yang fungsinya menahan longsor dan memperlancar jalur air. Pengerjaannya membutuhkan waktu selama 2 minggu. Dengan tenaga kerja 12 orang. Upah untuk kepala tukang sebesar Rp100.000, tukang Rp90.000, dan buruh sebesar Rp70.000.

“Tadi saya lihat pembangunan infrastrukturnya sudah cukup bagus, agak kering sedikit karena bendungannya sedang diperbaiki, mudah-mudahan bulan depan sudah selesai,” terangnya.

Selain pembangunan infrastruktur, Menteri Eko juga berpesan untuk meningkatkan pengembangan ekonomi, misalnya membuat desa wisata. Menteri mengatakan, depannya ada program 100 desa dengan memberikan bantuan afirmasi Rp150 miliar untuk 100 desa.

“Tadi saya minta pada Pak Kades dan Bupati untuk menggenjot lagi ke pemberdayaan ekonomi juga BUMDes-nya untuk meningkatkan APBDes. Beberapa desa kita bantu untuk percontohan sebesar Rp 1,2 miliar untuk pemberdayaan ekonomi, yang paling penting memberikan lapangan pekerjaan,” terangnya.

Dana desa pada tahun ini telah digelontorkan sebesar Rp60 triliun dan tahun depan rencananya akan dinaikan lagi menjadi Rp73 triliun. “Saat kunjungan PKT tersebut, Mendes PDTT sempat berdialog langsung dengan para pekerjanya dan memberikan semangat “Tetap semangat ya bu,” ujarnya menyemangati.

Sementara Kepala Desa Tambirejo, Y.R. Puspitanianto mengatakan pembangunan jalan talud sepanjang 115 meter dan tinggi 0,9 meter ini menggunakan anggaran dana desa 2018 tahap II dari hasil Musrembang.

“Pembangunan talud jalan ini hasil musrembang, ada 17 titik pembangunan talud, dan ini titik terakhir. Pembangunan talud ini untuk menahan jalan, karena jalan ini sebelum dipakai talud sering longsor makanya diusulkan masyarakat supaya jalan kuat, volume jalan biar tambah lebar, maka tahun ini dipakai talud,” tuturnya. (Ant)

Lihat juga...