DPRD DKI Setujui Kenaikan Anggaran Ruang Terbuka Hijau

Editor: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI bersama Kepala Dinas Kehutanan DKI menyepakati, penambahan anggaran pengadaan lahan ruang terbuka hijau (RTH) di tahun 2019 sebesar Rp 100 miliar dalam Kebijakan Umum Perubahan APBD dan Plafon Prioritas Anggaran (KUPA-PPAS) Perubahan 2018.

Dinas Kehutanan DKI Jakarta sebelumnya mengajukan penambahan anggaran Rp300 miliar dalam Kebijakan Umum Perubahan Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) 2018.

Wakil Ketua Banggar DPRD DKI, M Taufik, mempertanyakan penambahan anggaran sebanyak Rp300 miliar mampu membebaskan seberapa luas lahan.

“Penambahan anggaran Rp 300 miliar bisa dapat berapa hektare? Dari jumlah hektare lahan yang dibebaskan, berapa persen penambahan RTH tahun ini,” tanya Taufik di Ruang Sidang Paripurna DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (13/9/2018).

Taufik dan beberapa anggota Banggar merasa agak kesal, karena Djafar tidak menguasai materi anggaran sehingga tidak dapat menjelaskan dengan detail mengenai kebutuhan anggaran tersebut.

“Berarti masih ada 21 ha lagi yang belum. Nah yang jadi pertanyaan saya, cukup enggak anggaran Rp300 miliar? Kalau enggak cukup kenapa bapak ragu? Kalau kurang kita tambah, kalau enggak sanggup ya dikurangi. Kan tadi ada sisa anggaran penetapan Rp 400 miliar, jadi totalnya Rp700 miliar. Itu cukup enggak menurut Bapak?” ucap Taufik.

Karena Djafar tidak menjelaskan, anggota Banggar DPRD DKI sekaligus Ketua Komisi D, Iman Satria membantu menjelaskan. Diterangkannya, total anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD Penetapan DKI 2019 untuk pengadaan lahan sebesar Rp 1,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sudah terserap sebanyak Rp 1,5 triliun. Dengan begitu, masih ada sisa anggaran dalam APBD Penetapan sebesar Rp400 miliar.

“Saya rasa Dinas Kehutanan mampu untuk melaksanakan total anggaran Rp700 miliar untuk membebaskan 19,34 hektar lagi,” kata Iman.

Adanya perdebatan dalam rapat karena Djafar tidak bisa menjelaskan secara detail mengenai berapa anggaran yang dibutuhkan untuk mencapai target pengadaan lahan RTH sebanyak 43,34 hektare di tahun ini. Artinya, untuk tahun ini Dinas Kehutanan tinggal mencapai target 21 hektar lagi.

Sementara, Kepala Dinas Kehutanan DKI, Djafar Muchlisin menuturkan, anggaran yang telah disetujui ini khusus untuk pembebasan lahan ruang terbuka hijau pemakaman.

“Untuk pemakaman itu kita mengajukan 300 milliar, dewan menyetujui, ada penambahan dewan Rp100 miliar, jadi Rp 400 miliar jumlahnya. Itu adalah pembebasan lahan untuk RTH pemakaman,” kata Djafar di tempat yang sama.

Djafar sebelumnya mengatakan, besar anggaran pembebasan lahan RTH pada APBD 2018 sebesar Rp1,9 triliun.

Dari angka itu, Dinas Kehutanan sudah menyerap Rp1 triliun yang setara 22,9 hektar lahan. Adapun Dinas Kehutanan menargetkan membebaskan 43,4 hektar lahan setiap tahun untuk RTH.

“Kita sudah ada lokasinya, catatannya sudah ada, tapi kalau nggak salah di daerah timur,” ucapnya.

Djafar menjelaskan hingga saat ini, anggaran pengadaan lahan yang sudah terserap sebanyak Rp1 triliun untuk pengadaan lahan seluas 22,98 hektar. Dari total anggaran sebesar Rp1,9 triliun untuk pengadaan lahan seluas 43,34 hektare.

Luasan lahan yang sudah dibebaskan tersebut terdiri dari lahan RTH taman senilai Rp 860 miliar seluas 19,03 hektare. Kemudian RTH Hutan seluas 3,66 hektare senilai Rp 138 miliar. Serta RTH Makam seluas 3.000 meter persegi atau 0,3 hektare senilai Rp 10,1 miliar.

Sementara sisanya, sebesar Rp 940,4 juta dialokasikan untuk RTH Makam senilai Rp 389 miliar sudah tahap musyawarah dan Surat Penawaran Harga (SPH) senilai Rp 68 juta, dengan luasan lahan 6,93 hektare. Lalu, ada anggaran sebesar Rp 263 miliar masih dalam tahap appraisal untuk pembebasan lahan seluas 6,58 hektare.

“Jadi, capaian RTH, adalah sudah mencapai 36,49 hektare. Itu didapat dari luasan lahan yang sudah dibebaskan seluas 22,98 hektare, serta lahan yang akan dibebaskan 6,93 hektare dan sedang appraisal 6,58 hektare,” jelasnya.

Rencana penambahan Rp300 miliar untuk RTH Hutan, sekitar 7,5 hektare asumsi harganya Rp 4juta per meter. Dengan begitu, untuk tahun ini, capaian luasan lahan untuk RTH di tahun 2018 akan mencapai 43,99 hektare dengan total anggaran sekitar Rp 2,25 triliun.

Awalnya, Djafar keberatan. Namun setelah didesak anggota Banggar, akhirnya Djafar setuju penambahan anggaran, tetapi hanya Rp100 miliar saja. Ia takut kalau penambahan terlalu banyak, anggaran tidak akan terserap maksimal.

Sedangkan Wakil Ketua Banggar DPRD DKI Jakarta, Ferrial Sofyan mengatakan, anggaran tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan RTH yang ditargetkan 57 hektare per tahun. Sejauh ini Dinas Kehutanan telah berhasil membebaskan lahan untuk RTH sekitar 24 hektare.

“Kita putuskan penambahan lahan untuk RTH di DKI Jakarta dari Rp300 miliar menjadi Rp400 miliar. Dengan demikian pembahasan anggaran Dinas Kehutanan untuk pengadaan lahan sudah kita selesaikan. Setuju,” ujar Ferrial sambil mengetok palu.

Lihat juga...