Disperindag Klaim Harga Beras di Ambon Masih Stabil

Beras, ilustrasi -Dok: CDN
AMBON – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, menyatakan harga berbagai jenis beras yang ditawarkan para pedagang di Kota Ambon hingga kini masih tetap stabil.
“Harga beras di Kota Ambon hingga kini masih tetap stabil,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Maluku, Bustaman Ohorella, di Ambon, Jumat (21/9/2018).
Baik itu beras premium maupun medium masih tetap stabil, terserah para pembeli beras mana yang akan dibeli.
Ia mengatakan, hasil pantauan yang dilakukan petugas pemantau Disperindag Maluku, Dede Bandjar, tercatat beras pulut yang dipatok para pedagang di pasar Mardika, Batu merah maupun di pasar Gotong Royong, Rp20.000/Kg.
Untuk beras Tawon, Dua Udang, Mawar Merah, Bulir mas, Padi udang, dan beras Bola Mas dipatok Rp13.000/Kg, sedangkan beras Dua beruang, Micky mouse dipatok Rp12.000/Kg, untuk beras merk AAA WTJ, Mr.K, Rojo Lele Rp11.000/Kg, Sedangkan untuk beras operasi pasar Bulog Maluku dipatok Rp10.000/Kg.
Selain itu, ada juga beras yang dipatok harga Rp10.000/Kg, yakni beras asal Pulau Buru, beras cap Kuda terbang Rp10.000/Kg.
“Jadi, harga beras hingga kini masih tetap stabil di pasar-pasar maupun pasar swalayan yang ada di Kota Ambon dan sekitarnya,” katanya.
Sedangkan kebutuhan lain, yakni kacang tanah kupas Rp27.000/Kg, kacang hijau Rp22.000/Kg, gula pasir kristal putih harga berkisar antara Rp12.500 hingga Rp13.000/Kg, minyak goreng kemasan Rp16.000/liter, minyak goreng curah Rp13.000/kg, terigu protein tinggi Rp12.000/kg dan terigu protein sedang Rp10.000/kg. (Ant)
Lihat juga...